Kembangkan UMKM di Daerahnya, Taufik Jadi Driver Terbaik Kedua Se-Indonesia

Bukan dari keluarga kalangan yang mencukupi juga, akhirnya ia memutuskan untuk mencoba peruntungan menjadi driver Gojek .

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Hiskia Andika Weadcaksana
Kamis, 29 Oktober 2020 | 15:54 WIB
Kembangkan UMKM di Daerahnya, Taufik Jadi Driver Terbaik Kedua Se-Indonesia
Driver Gojek Muhammad Taufik, warga asal Kembang, Putihan RT 04, Guwosari, Pajangan, Bantul berhasil mendapat penghargaan sebagai Mitra Juara Gojek 2020 Katergori Roda Dua. - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

SuaraJogja.id - Driver Gojek Muhammad Taufik, warga asal Kembang, Putihan RT 04, Guwosari, Pajangan, Bantul, berhasil mendapat penghargaan sebagai Mitra Juara Gojek 2020 Kategori Roda Dua. Taufik berhasil menjadi nomor dua terbaik dari driver Gojek di seluruh Indonesia dalam penghargaan yang diberikan pada ajang tahunan Gojek tersebut.

Taufik mengatakan, penghargaan itu diberikan kepada mitra Gojek sebagai apresiasi kepada para mitra yang menginspirasi dan membawa kebaikan bagi diri mereka dan komunitas. Taufik, yang memulai petualangan bersama Gojek sejak tahun 2017 itu, diketahui dapat menjadi salah satu kandidat berkat kegigihannya mengembangkan UMKM di lingkungan sekitarnya.

"Sebenarnya saya tidak mencari juara, tapi kok malah dapet kabar mewakili region Jogja-Jateng menjadi kandidat juara. Terus ternyata malah terpilih sebagai nomor dua terbaik setelah Bandung yang jadi juara pertama," ujar Taufik kepada SuaraJogja.id saat ditemui di rumahnya, Kamis (29/10/2020).

Dari prestasi ini, Taufik berhak mendapatkan sejumlah penghargaan, mulai dari piala hingga uang pembinaan dari Gojek . Pengumuman itu disampaikan langsung oleh petinggi Gojek melalui aplikasi Zoom Meeting.

Baca Juga:Bantuan UMKM Rp2,4 Juta Diduga Dipotong, DPRD Kota Serang Minta Diusut

Ketika ditanya lebih lanjut terkait dengan kontribusinya selama ini hingga akhirnya mendapat penghargaan, Taufik mengaku telah turut andil dalam perkembangan usaha masyarakat, khususnya yang berada di Guwosari, berawal dari keprihatinan melihat cukup banyak masyarakat di Desa Guwosari dalam dua tahun terakhir masih menganggur.

Dari situ Taufik tergerak untuk terus memberikan arahan dan masukan. Hal itu agar masyarakat Guwosari, yang dulu pengangguran atau bagi yang sudah memiliki usaha UMKM tapi belum berkembang, bisa lebih terangkat lagi.

"Saya dan teman-teman driver Gojek lainnya punya keinginan bahwa di daerah kami para pelaku UMKM bisa berkembang dengan aplikasi Gojek . Selain mengurangi pengangguran juga sebagai mengisi kegiatan anak yang baru saja lulus sekolah walaupun di masa pandemi tetap bisa dapat tambahan uang saku," ucapnya.

Harapan Taufik itu kemudian ditindaklanjuti sendiri dengan mengajak beberapa masyarakat untuk membuka warung atau usaha yang selanjutnya didaftarkan ke dalam aplikasi Gojek . Langkah tersebut juga sebagai bentuk komitmen Taufik dalam memajukan Desa Guwosari lebih melek teknologi.

Kegigihan Taufik dalam dua tahun mengajak masyarakat Desa Guwosari mengembangkan usahanya melalui Gojek berjalan cukup baik. Perkembangan itu dapat dilihat dari banyaknya gerai makanan di Guwosari yang telah terdaftar dalam Gojek melalui gofood.

Baca Juga:Tantangan Para UKM Ekonomi Kreatif di Tengah Pandemi

"Dulu Gofood di sini [Guwosari] hanya ada dua, setelah melihat hasilnya terus saya tularkan dan ajak warga lain untuk daftar juga. Hasilnya sekarang sudah sekitar 40 UMKM yang telah terdaftar," terangnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak