facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tiga Hari Gunung Merapi Menggembung 10 Cm, Ganjar Minta Masyarakat Tenang

Galih Priatmojo | Mutiara Rizka Maulina Senin, 09 November 2020 | 14:36 WIB

Tiga Hari Gunung Merapi Menggembung 10 Cm, Ganjar Minta Masyarakat Tenang
Suasana lokasi kawasan wisata New Selo berada di lereng Gunung Merapi, Selo, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (7/11/2020). [ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho]

Dari pengamat juga Ganjar mendengar bahwa setiap hari gunung berapi itu sudah mengalami pengembungan hingga 10 centimeter.

SuaraJogja.id - Selama tiga hari berturut-turut, kondisi perut Merapi menggembung hingga 10 sentimeter. Perubahan status Gunung Merapi menjadi Siaga Level III membuat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melihat langsung kondisi masyarakat di Dukuh Sumber, Desa Klakah Selo, Boyolali.

Dalam kunjungannya, Ganjar sempat melakukan dialog dengan warga yang tinggal di Kawasan Rawan Bencana (KRB) III. Bertemu dengan dua orang warga setempat, Ganjar menanyakan apakah masyarakat desa itu pernah melihat secara langsung kondisi Gunung Merapi saat meletus.

"Cek tadi di Klaten, yang ini Boyolali, sebentar lagi saya cek yang di Magelang. Insyaallah ya, mudah-mudahan ya yang disini aman," ujar Ganjar.

Dalam agenda tersebut, Ganjar sengaja melakukan kunjungan ke beberapa daerah yang rawan terkena dampak erupsi Gunung Merapi. Beberapa diantaranya terletak di kawasan Klaten, Boyolali dan Magelang. Ia memastikan jika sejauh ini warga aman dari aktivitas Gunung Merapi.

Baca Juga: Sinergi Disperindag Kota Yogyakarta dalam Mendukung IKM Lokal

Namun, lantaran masyarakat di wilayah KRB III itu tinggal dalam lingkar yang dekat dengan Gunung Merapi, Ganjar meminta semua pihak untuk tetap waspada. Dari pengamat juga Ganjar mendengar bahwa setiap hari gunung berapi itu sudah mengalami pengembungan hingga 10 centimeter.

"Tapi masyarakat gak perlu panik, dan saya tahu betul masyarakat disini sudah terbiasa dengan kondisi itu," imbuh Ganjar dalam video milik Diskominfo Boyolali.

Meski aktivitas Gunung Merapi terus mengalami peningkatan, namun Ganjar Pranowo meminta masyarakat untuk tidak perlu panik. Ia juga meyakini bahwa masyarakat di wilayah KRB III sudah terbiasa dengan kondisi tersebut. Tinggal pemerintah, TNI, Polri dan sebagaianya untuk selalu siaga atas kondisi tersebut.

Keberadaan desa bersaudara sendiri dinilai mampu meminimalisisr jumlah dampak kerugian. Ganjar menyebut keberadaan desa kembar itu sudah bagus, hanya perlu diperhatikan penerapan protokol kesehatannya mengingat kondisi saat ini masih berada di tengah pandemi.

Ganjar memberikan keterangan kondisi Merapi di Boyolali. - (YouTube/Diskominfo Boyolali)
Ganjar memberikan keterangan kondisi Merapi di Boyolali. - (YouTube/Diskominfo Boyolali)

Lihat penjelasan Ganjar soal kondisi Gunung Merapi DISINI

Baca Juga: Kebangetan, di Yogyakarta Uang Rp 5 Ribu Bisa untuk Beli Martabak Manis

Terkait keberadaan jalur evakuasi, Ganjar mengatakan ada atau tidaknya harus diadakan. Dalam situasi saat ini, jalan-jalan yang buruk juga akan segera diperbaiki untuk mempermudah proses evakuasi kedepannya. Meskipun tidak bisa semulus yang diharapkan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait