Galian Pipa di Bantul Mangkrak, Sholeh Mengeluh Pendapatannya Turun Drastis

Sejak Senin (9/11/2020) tidak lagi terlihat pekerja. Bahkan bekas galian dibiarkan terbuka.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Muhammad Ilham Baktora
Kamis, 12 November 2020 | 14:42 WIB
Galian Pipa di Bantul Mangkrak, Sholeh Mengeluh Pendapatannya Turun Drastis
Sejumlah kendaraan melintas di dekat proyek penggalian pipa milik PT Pertamina di Jalan Wates KM 12, Desa Argorejo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Kamis (12/11/2020). - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

"Saya tidak masalah jika ada pembangunan. Tapi harus mengetahui dan memahami kondisi warga. Sekarang pekerjaan di depan rumah saya belum dilakukan, hanya meletakkan pipa sepanjang 10 meter. Tentu akse jalan keluar masuk rumah saya terganggu. Saya minta hal ini segera ditindaklanjuti," ujar Sutaryono.

Pengerjaan proyek galian tersebut, kata Sutaryono sekitar dua kilometer. Sebelumnya proyek penggalian di sisi barat telah dikerjakan dan telah rampung. Namun bekas galian tidak dirapikan dan dibiarkan berantakan.

Warga Kalakan RT 3, Sutaryono, ditemui wartawan di kediamannya Desa Argorejo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Kamis (12/11/2020). - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)
Warga Kalakan RT 3, Sutaryono, ditemui wartawan di kediamannya Desa Argorejo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Kamis (12/11/2020). - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

"Jadi dari arah barat sampai ke timur itu dilakukan penggalian sekitar 2 kilo. Hanya saja di wilayah barat sudah selesai, selanjutnya di wilayah timur pedukuhan kami (Kalakan). Meskipun sudah selesai, tanah urukannya terkesan berantakan. Jadi warga sendiri yang merapikan, kami minta ini jadi perhatian Pertamina nantinya," ujar dia.

Pjs Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR JBT, Marthia Mulia Asri menjelaskan proyek pekerjaan penggalian pipa di Jalan Wates KM 12, merupakan langsung dari pusat.

Baca Juga:Mangkrak Hampir Sepekan, Proyek Galian Pipa di Jalan Wates Dikeluhkan Warga

Keluhan warga soal penggalian yang terhenti hampir satu pekan sedang dilakukan koordinasi dengan pemangku wilayah setempat.

"Infonya saat ini sedang ada tim kami dari Fungsi Asset untuk bertemu dengan pihak Desa Argorejo membahas proses pengerjaan (proyek) tersebut. Masih dilakukan koordinasi tetapi kami belum dapat updatenya," ujar Marthia.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah warga di Pedukuhan Kalakan RT 3, Desa Argorejo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul mengeluh dengan proyek penggalian pipa milik PT Pertamina. Gorong-gorong di sisi uatara Jalan Wates KM 12 terbuka lebar dan pengerjaan terhenti hingga sepekan.

Akibatnya, akses jalan masuk ke dalam rumah warga terganggu. Tak hanya itu, proyek mangkrak tersebut juga menimbulkan polusi yang mengganggu masyarakat sekitar.

Baca Juga:Konsumsi Terus Turun, BBM Premium Bakal Ditiadakan?

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak