Warga Keluhkan Jalan Srandakan Minim Penerangan, Ini Kata Dishub Bantul

Kapolsek Pandak, AKP Wartono, mengaku jika penerangan di jalan Srandakan masih kurang.

Galih Priatmojo | Muhammad Ilham Baktora
Sabtu, 14 November 2020 | 12:20 WIB
Warga Keluhkan Jalan Srandakan Minim Penerangan, Ini Kata Dishub Bantul
Pengandara motor berbonceng tanpa helm melintasi jalan Jogja-Srandakan di depan Kantor Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul, Sabtu (14/11/2020). [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]

Disinggung sudah berapa penerangan lampu yang dipasang. Aris mengklaim sebenarnya jumlah yang ada sudah cukup, namun intensitas cahaya penerangannya yang kurang.

"Sebenarnya di sepanjang jalan itu untuk lampu sudah ada, sudah terang. Cuma ada yang meminta ditambahkan lagi penerangannya, tapi kami tidak bisa. Maka selanjutnya kami mintakan ke pusat," kata dia.

Terpisah, Kapolsek Pandak, AKP Wartono, mengaku jika penerangan di jalan tersebut masih kurang.

"Penerangan itu juga penting sekali. Jika malam hari di sini gelap. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Kabupaten, termasuk ke Pemprov," katanya.

Baca Juga:Polres Bantul: Potensi Vatalitas Laka Pejalan Kaki di Bantul Tinggi

Namun begitu, penerangan sendiri baru dipasang sebanyak 10 lampu dari kantor Kecamatan Pandak hingga bank BRI. Titik yang lain belum terfasilitasi penerangan yang mumpuni.

Ia menambahkan minimnya penerangan itu juga menjadi faktor timbulnya kecelakaan. Bahkan sampai memakan korban jiwa.

Ia mengungkapkan bahwa selama satu bulan pada Oktober lalu. Kasus kecelakaan yang terjadi di Jalan Srandakan tercatat 7 kasus.

"Dari 7 kasus itu tiga orang dinyatakan meninggal, lalu 8 orang luka ringan ada juga luka berat," katanya.

Baca Juga:Aniaya Pakai Airsoft Gun, Sopir Truk di Bantul Terancam Bui hingga 7 Tahun

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak