Cuma Anies yang Dipanggil Polisi, Politisi Demokrat: Dia Jadi Target?

Politisi Partai Demokrat Syahrial Nasution meminta seharusnya bukan hanya Anies Baswedan yang diperiksa soal pelanggaran prokes.

Galih Priatmojo
Selasa, 17 November 2020 | 16:52 WIB
Cuma Anies yang Dipanggil Polisi, Politisi Demokrat: Dia Jadi Target?
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan keterangan kepada wartawan saat tiba di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (17/11/2020). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak]

SuaraJogja.id - Pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan Habib Rizieq Shihab akhir pekan lalu berbuntut panjang. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dipanggil oleh Polda Metro Jaya untuk memberikan klarifikasinya.

Pemanggilan Anies Baswedan oleh pihak kepolisian itu pun mendapat beragam reaksi. Selain protes keras dari FPI, kritikan juga disampaikan oleh salah satu politisi Partai Demokrat, Syahrial Nasution.

Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat itu menyayangkan pemanggilan yang hanya ditujukan kepada Anies Baswedan. Seharusnya, pemanggilan atau bahkan pemeriksaan juga ditujukan pada seluruh gubernur di Indonesia.

Ia bahkan mengusulkan semua Kapolda dicopot karena tidak mampu menegakkan protokol kesehatan.

Baca Juga:Doa Politikus Sekaligus Sahabat Anies: Semoga Selalu Dalam Lindungan Allah

"Mestinya seluruh Gubernur di Indonesia diperiksa polisi karena buruh, aktivis dan mahasiswa gelar demo tolak UU Cilaka. Semua Kapolda dicopot karena tidak mampu menegakkan protokol kesehatan," ungkapnya lewat kicauan di akun Twitternya, Selasa (17/11/2020).

kicauan politisi Demokrat menanggapi pemanggilan Anies baswedan. [@syahria_nst / Twitter]
kicauan politisi Demokrat menanggapi pemanggilan Anies baswedan. [@syahria_nst / Twitter]

Syahrial menduga apakah tindakan yang ditujukan kepada Anies, lantaran mantan Mendikbud itu memang jadi target.

"Atau jangan-jangan kalo HRS dan pendukungnya ikut demo Omnibus Law tetap @aniesbaswedan jadi targetnya?" tanyanya.

Sebelumnya, Gubernur Anies Baswedan tiba di Mapolda Metro jaya sekitar pukul 09.45 WIB. Kedatangannya untuk memenuhi panggilan dari pihak kepolisian untuk mengklarifikasi atas kerumunan massa di hajatan Habib Rizieq Shihab akhir pekan lalu yang diduga melanggar protokol kesehatan.

Sehari sebelum Anies datang ke Mapolda, Polri secara tegas mencopot sejumlah pejabatnya di lingkungan Polda Metro Jaya dan Polda Jabar karena dianggap lalai dan membiarkan adanya kerumunan massa tanpa ada tindakan tegas baik saat kepulangan Habib Rizieq hingga hajat nikah anaknya dan penyelenggaraan acara Maulud Nabi Muhammad SAW di Petamburan.

Baca Juga:Epidemiolog: Pemerintah Pasti Tahu Rizieq Bikin Kerumunan, Kenapa Biarkan?

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak