alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Fadli Zon Kritik Pangdam Jaya, Ferdinand: Sebaiknya Fadli Gabung Aja ke FPI

Galih Priatmojo Sabtu, 21 November 2020 | 11:35 WIB

Fadli Zon Kritik Pangdam Jaya, Ferdinand: Sebaiknya Fadli Gabung Aja ke FPI
INFOGRAFIS: Pernyataan Keras Pangdam Jaya Mayjen Dudung Untuk FPI dan Habib Rizieq

Ferdinand menyebut Fadli Zon tak paham aturan main dan tugas TNI.

SuaraJogja.id - Kritik politisi Gerindra, Fadli Zon atas tindakan Pangdam Jaya, Mayjen Dudung Abdurachman yang memerintahkan mencopot baliho Habib Rizieq Shihab, dibalas eks politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean.

Ferdinand menyebut Fadli Zon tak paham aturan main dan tugas TNI. Di mana hal itu setidaknya ada di ketentuan pada Undang-undang Nomor 34/2004 tentang TNI. Maka itu, dia pun meminta Fadli untuk membaca dan memahami ketentuan UU tersebut.

“Membersihkan gorong-gorong saja TNI boleh, apalagi menegakkan hukum, membersihkan Jakarta yang jadi wilayah teritorial Pangdam Jaya dari pencemaran baliho-baliho tak berizin,” kata Ferdinand seperti dilansir dari Hops.id, Sabtu (21/11/2020).

Buat Ferdinand, apa yang diperintahkan Pangdam Jaya soal pencopotan baliho bergambar Habib Rizieq itu benar. Sebab, salah satu tugas TNI adalah membantu pemerintah daerah dan membantu polri menegakkan Kamtibmas.

Seperti diketahui, Pangdam Jaya menyatakan dialah yang memberi perintah atas pencopotan baliho bergambar Habib Rizieq. Namun Fadli Zon kemudian menyebut apa yang dilakukan Pangdam salah besar.

“Apa urusannya Pangdam Jaya memerintahkan mencopot baliho? Di luar kewenangan dan tupoksi TNI. Sebaiknya jangan semakin jauh terseret politik, kecuali mau hidupkan lagi dwifungsi ABRI imbangi dwifungsi polisi,” kata Fadli Zon.

Sementara itu, Ferdinand menegaskan kembali apa yang dilakukan TNI sudah benar, karena bagian dari tugasnya menyelamatkan negeri. Maka itu, kata dia, pernyataan Fadli Zon lah yang keliru, serta justru terkesan menyalahkan TNI.

Terlebih ada kalimatnya meminta Pangdam Jaya dicopot dari kedudukannya.

“Pernyataan ini sangat disesalkan keluar dari seorang Fadli Zon yang notabene adalah anggota DPR Komisi satu yang semestinya mengerti dan memahami kondisi politik nasional serta mengetahui tugas TNI selain perang,” ucap Ferdinand.

Padahal, sudah jelas dipandang mata jika baliho-baliho tanpa izin yang dipasang telah membuat wajah Ibu Kota Jakarta semakin semrawut dan amburadul.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait