Ridwan Kamil Merasa Diperlakukan Tidak Adil, Ferdinand Hutahaean: Cemen!

Ferdinand menjelaskan jika Ridwan Kamil diperiksa karena izin keramaian dan pembubaran keramaian itu adalah kewenangan pemerintah daerah.

Galih Priatmojo | Mutiara Rizka Maulina
Kamis, 17 Desember 2020 | 18:29 WIB
Ridwan Kamil Merasa Diperlakukan Tidak Adil, Ferdinand Hutahaean: Cemen!
Cuitan Ferdinand soal Ridwan Kamil. - (Twitter/@FerdinandHaean3)

SuaraJogja.id - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil baru-baru ini menarik perhatian warganet lantaran menyampaikan kritik kepada Menteri Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD terkait teguran kerumunan yang melibatkan pimpinan FPI, Habib Rizieq Shihab (HRS). Ridwan Kamil menyatakan, jika Mahfud MD juga harus ikut bertanggung jawab atas kasus tersebut.

Terbaru, Ridwan Kamil mengaku tidak diperlakukan adil lantaran hanya kepala daerah saja yang dipanggil untuk kasus kerumunan tersebut. Ridwan Kamil sempat menyampaikan bahwa Mahfud MD harus ikut bertanggung jawab atas kerumunan yang dinilai bermula atas izin dari menkopolhukam. Ia juga menyampaikan harus ada keadilan dalam pemeriksaan terkait kerumunan di sejumlah tempat yang dipicu HRS.

Membaca berita mengenai sikap Ridwan Kamil tersebut, mantan politisi demokrat, Ferdinand Hutahaean ikut memberikan responnya. Ferdinand menyebutkan jika Ridwan Kamil adalah seseorang yang cemen. Menurutnya, kerumunan tersebut berada di luar ranah Mahfud MD. Sementara Ridwan kamil diperiksa atas izin keramaian dan pembubaran yang merupakan wewenang Pemerintah Daerah.

"Mil, anda diperiksa karena izin keramaian dan pembubaran keramaian itu adalah kewenangan Pemda. Pemeriksaan itu bertujuan mencari fakta apakah ada ijin atau tidak atas keramaian Riziek Shihab. Apakah ada larangan atau teguran, supaya fakta hukumnya lengkap. Mahfud di luar ranah itu. Cemen!," tulis Ferdinand dalam cuitannya.

Baca Juga:Ridwan Kamil dan Mahfud MD Saling Bantah di Twitter, Ferdinand: Nggak Malu?

Ferdinand menjelaskan jika Ridwan Kamil diperiksa karena izin keramaian dan pembubaran keramaian itu adalah kewenangan pemerintah daerah. Kegiatan itu bertujuan untuk mencari fakta apakah ada ijin atau tidak atas keramaian yang dipicu oleh HRS. Sementara Mahfud MD sendiri berada di luar ranah itu. Terakhir, Ferdinand mengatakan jika Ridwan Kamil Cemen.

Sejak diunggah Kamis (17/12/2020), cuitan Ferdinand yang mengatai Ridwan Kamil itu sudah disukai lebih dari 200 pengguna Twitter. Ada puluhan lainnya yang menekan tanda suka dan tidak sedikit juga yang ikut memberikan komentar. Warganet memiliki beberapa pendapat yang berbeda akan hal tersebut.

"Biasa bang biar aman, dibuatlah stament yang menurut dia sudah paling benar," tulis akun @BobbyTauran.

"Berarti pak RK ini sudah berjodoh dengan pak ABW kode alam, gitu saja," komentar akun @Aguswoto5.

"Perlahan tapi pasti, topeng mulai lepas," tanggapan akun @MWawengkang.

Baca Juga:Ferdinand Kesal ke Pendukung Habib Rizieq Geruduk Polres: Otak Tuh Dipake

Sementara akun @Busrah52946787 mengatakan, "Kenapa mesti serang Mahfud."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak