4.578 Nakes Tunggu Vaksin Covid-19, Pemkot Jogja Distribusikan Jumat Besok

Pelaksanaan vaksinasi kali pertama dilakukan pascapeluncuran vaksin pertama oleh Pemda DIY, Kamis (14/1/2021).

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Kamis, 14 Januari 2021 | 08:39 WIB
4.578 Nakes Tunggu Vaksin Covid-19, Pemkot Jogja Distribusikan Jumat Besok
Wakil Wali Kota Yogyakarta,Heroe Poerwadi - (SuaraJogja.id/Putu)

SuaraJogja.id - Kota Yogyakarta terpilih mendapatkan vaksin COVID-19 tahap pertama dari pemerintah. Dari 26.800 dosis vaksin yang diterima DIY, Kota Yogyakarta tercatat akan mendapatkan jatah 9.728 dosis vaksin.

Karenanya, Pemkot akan segera mendistribusikan vaksin tersebut bagi tenaga kesehatan dan (nakes) dan sejumlah pejabat serta tokoh masyarakat. Pendistribusian rencananya akan dilaksanakan pada Jumat (15/1/2021) sekitar pukul 09.30 WIB di RS Pratama.

Pelaksanaan vaksinasi kali pertama dilakukan pascapeluncuran vaksin pertama oleh Pemda DIY, Kamis (14/1/2021). Sejumlah pejabat forkominda, organisasi profesi, tokoh keagamaan, dan TNI/Polri rencananya akan menjadi orang pertama yang mendapatkan vaksin.

"Kita sedang melakukan skrining siapa-siapa saja yang memenuhi syarat dan tidak memenuhi syartat. Ada beberapa yang sudah dan belum," ungkap Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi saat dikonfirmasi, Rabu (13/1/2021).

Baca Juga:Usai Divaksin Covid-19, Raffi Ahmad Keluyuran Tak Pakai Masker?

Heroe menyebutkan, Pemkot mengajukan 24 nama sebagai penerima vaksin pertama, tetapi belum bisa memastikan, Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti akan ikut divaksin atau tidak. Proses skrining masih dilakukan pada Wali Kota sebelum dilakukan vaksinasi.

Namun dipastikan, sebanyak 4.578 nakes di Kota Yogyakarta menjadi penerima vaksin pertama. Dinas Kesehatan (dinkes) Kota Yogyakarta baru melakukan skrining pada nakes yang memenuhi syarat vaksinasi.

"Nanti setelah tanggal 15 [januari] dilakukan vaksin [pada forkominda], kita lakukan vaksinasi pada seluruh nakes pada 22 Januari," jelasnya.

Heroe, sebagai salah satu penerima vaksin, mengaku tidak melakukan persiapan khusus. Dinkes hanya berpesan supaya dirinya menjaga kesehatan sebelum divaksin, apalagi dia tidak memiliki komorbid atau penyakit penyerta.

"Yang penting diketahui punya penyakit apa," jelasnya.

Baca Juga:Faktor U Jadi Alasan Wawalkot Tangsel Benyamin Tak Ikut Divaksin Covid-19

Secara terpisah, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Pemda DIY Berty Murtiningsih menjelaskan, pada Rabu tercatat ada tambahan 319 kasus baru COVID-19, sehingga total kasus terkonfirmasi positif di DIY menjadi 15.801 kasus. Karenanya, vaksinasi tersebut menjadi sangat penting untuk dilakukan segera.

Bantul kali ini mencatatkan kasus paling banyak yang mencapai 155 kasus. Sedangkan Sleman dengan 82 kasus, Kulon Progo 20 kasus, dan Gunungkidul 7 kasus.

"Sedangkan Kota Yogyakarta mencatatkan 55 kasus baru," imbuhnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini