alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kerap Penuh hingga Tutup Layanan, RS Rujukan Covid-19 di Bantul Tambah Bed

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Muhammad Ilham Baktora Rabu, 20 Januari 2021 | 20:56 WIB

Kerap Penuh hingga Tutup Layanan, RS Rujukan Covid-19 di Bantul Tambah Bed
Ilustrasi rumah sakit. (Shutterstock)

Beberapa RS rujukan seperti RSUD Panembahan Senopati Bantul, kata Helmi, sudah melakukan penambahan bed untuk pasien Covid-19.

SuaraJogja.id - Menanggapi kondisi sering penuhnya bed atau tempat tidur pasien positif Covid-19 dengan gejala berat, sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 di Kabupaten Bantul mulai menambah jumlahnya.

Kabar tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Bantul Helmi Jamharis saat ditemui wartawan usai rapat kerja bersama Komisi D di Ruang Rapat Paripurna DPRD Bantul, Rabu (20/1/2021).

"Masalah RS yang sering penuh kami memberikan surat edaran kepada rumah sakit agar RS dapat menambah tempat tidur. Ini sudah dilakukan juga oleh masing-masing rumah sakit," jelas dia.

Beberapa RS rujukan seperti RSUD Panembahan Senopati Bantul, kata Helmi, sudah melakukan penambahan bed untuk pasien Covid-19. Jumlah bed yang tersedia sebelumnya sekitar 23 bed.

Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Covid-19 di Balikpapan, RS Tambah 8 Kamar Isolasi

"Rumah Sakit Panembahan Senopati akan menambah 16 bed. Selain itu, PKU Muhammadiyah Bantul juga menambah sekitar di atas 10 bed," terang dia.

Dari surat edaran tersebut, kata Helmi, beberapa rumah sakit lainnya yang menjadi rujukan pasien Covid-19 masih berupaya menambah jumlah bed.

"Rumah sakit lainnya terus menambah fasilitas yang ada, untuk perawatan pasien Covid-19," kata Helmi.

Tidak hanya menambah bed di RS rujukan Covid-19 dengan gejala berat, Pemkab Bantul juga menyiapkan sejumlah selter perawatan pasien Covid-19 yang bergejala ringan maupun sedang.

Penyediaan selter dilakukan karena RS rujukan selalu penuh hingga menutup layanan sementara.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Hampir 930 Ribu, RS Rujukan Terancam Penuh

Helmi mengatakan bahwa Pemkab Bantul juga bekerja sama dengan rumah sakit serta stakeholder seperti Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dalam menyiapkan selter untuk pasien Covid-19.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait