alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Terbuka, Bupati Sleman Sri Purnomo Akui Positif COVID-19

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana Kamis, 21 Januari 2021 | 16:23 WIB

Terbuka, Bupati Sleman Sri Purnomo Akui Positif COVID-19
Bupati Sleman, Sri Purnomo. [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]

Menyinggung perihal dirinya yang telah disuntik vaksin COVID-19, Sri Purnomo mengingatkan bahwa vaksin bukanlah obat.

SuaraJogja.id - Bupati Sleman Sri Purnomo menyatakan secara terbuka bahwa dirinya positif COVID-19. Hal itu ia sampaikan lewat pesan singkat kepada wartawan, Kamis (21/1/2021). Dalam pesan itu, ia menyampaikan beberapa poin perihal kondisi terkini yang sedang ia hadapi menyangkut kesehatannya pribadi.

"Sebelumnya, Rabu 20 Januari 2021 saya menjalani tes swab antigen, yang mana hasilnya dinyatakan positif, kemudian dilanjutkan dengan tes swab PCR, di mana hasil yang saya terima pagi ini dinyatakan positif," ujarnya dalam pesan singkat tersebut.

Sri Purnomo melanjutkan, pada Kamis pukul 13.00 WIB, ia ke rumah sakit untuk melakukan rontgen thorax dan juga CT ccan thorax.

"Alhamdulillah hasilnya bagus dan paru-paru saya bersih," lanjut dia.

Baca Juga: Kondisi Gisel usai Kontak Erat dengan Sahabat yang Positif Covid-19

"Kondisi kesehatan saya hari ini alhamdulilah 100 persen sehat dan tidak menunjukkan gejala penyakit apa pun. Memang pada hari Selasa, malam Rabu tanggal 19 Jan 2021, saya sempat batuk-batuk dan suhu badan naik di angka 37,6 derajat," imbuh suami Kustini -- Bupati terpilih Sleman 2020 -- itu.

Sri memaparkan, saat ini ia sedang menjalani isolasi mandiri di rumah dinas dan tidak di rumah sakit karena kondisi badannya yang tidak menunjukkan gejala apa pun.

"Seluruh keluarga saya dan staf di rumah dinas yang sering berinteraksi dengan saya, alhamdulilah kemarin sudah dilakukan swab antigen, dan hasilnya negatif semua," terangnya

Menyinggung perihal dirinya yang telah disuntik vaksin COVID-19 beberapa waktu lalu, ia mengingatkan kepada seluruh pihak bahwa vaksin bukanlah sebuah obat. Vaksin hanya mendorong pembentukan kekebalan spesifik pada penyakit COVID-19 agar terhindar dari tertular maupun kemungkinan sakit berat.

"Saya mengimbau bahwa perlindungan yang diberikan vaksin COVID-19 tetap perlu diikuti dengan kepatuhan menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin memakai masker, cuci tangan pakai sabun, serta jaga jarak, dan hindari kerumunan," tutup Sri Purnomo dalam pesannya.

Baca Juga: Positif Covid-19, Menteri Luar Negeri Zimbabwe Meninggal Dunia

Kontributor : Uli Febriarni

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait