Terkait dengan presentase sasaran vaksinasi atau nakes tahap pertama yang gagal mendapat suntikan vaksin Covid-19, Joko menuturkan mencapai 2,5 persen.
Sementara untuk yanh masih tertunda sekitar 7 persen dari jumlah sasaran 16 ribu sekian.
Nantinya nakes yang masih tertunda sekitar 7 persen itu akan diperpanjang atau dilakukan vaksinasi setelah tanggal 21 Februari 2021.
Untuk stok pihaknya meyakini masih akan cukup untuk menampung sisa nakes yang tertunda tersebut.
Baca Juga:Pedagang di Pasar Senen Ini Tolak Vaksin Covid-19, Tapi Takut Didenda
"Kalau yang gagal itu misalnya ibu hamil, penyintas Covid-19 yang belum ada 3 bulan itu tetap tidak bisa, terus komorbid yang berat misalnya kanker, penyakit darah, hingga gagal ginjal. Kalau yang tertunda itu hanya hipertensi atau penyinyas Covid-19 yang sudah lebih dari 3 bulan," tandasnya.