Dinkes Gelar Rapid Test Antigen, 34 Warga Ponpes Piyungan Positif Covid-19

Dinkes Bantul menggelar rapid test antigen pada sebanyak 241 warga Ponpes Piyungan

Galih Priatmojo | Muhammad Ilham Baktora
Jum'at, 05 Maret 2021 | 09:44 WIB
Dinkes Gelar Rapid Test Antigen, 34 Warga Ponpes Piyungan Positif Covid-19
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

SuaraJogja.id - Sebanyak 34 warga yang ada di pondok pesantren (ponpes) di Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul, dinyatakan positif Covid-19. Hal itu menyusul dengan pemeriksaan Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul yang telah menggelar tes Rapid Antigen di pondok setempat, Kamis (4/3/2021).

Hal itu dibenarkan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Sri Wahyu Joko Santoso. Pria yang akrab disapa dokter Oki ini menjelaskan, awalnya ada dua warga ponpes yang mengalami gejala diduga Covid-19.

"Benar ada 34 yang positif setelah pemeriksaan kemarin (Kamis). Sebelumnya ada dua orang dari ponpes ini yang mengeluh sakit dan memiliki gejala Covid-19. Setelah itu mereka tes Rapid Antigen mandiri dan hasilnya positif," kata pria yang akrab disapa dokter Oki ini dihubungi wartawan, Jumat (5/3/2021).

Oki mengungkapkan, Dinkes menindaklanjuti dengan melakukan tracing pada Jumat pekan lalu. Didapatkan sembilan orang civitas ponpes berkontak erat.

Baca Juga:Pemkab Bantul Refocusing Anggaran, Pembangunan Sarana Pendukung SSA Ditunda

"Nah ada 9 orang lagi yang mengalami gejala. Akhirnya kami tes dengan Swab PCR semuanya (9 dan 2 orang sebelumnya) dengan hasil positif semua," tambah Oki.

Ia menjelaskan, adanya penyebaran yang berpotensi menularkan virus di lingkungan ponpes, Dinkes Bantul menggelar tes rapid antigen.

"Kami melakukan tes ke-241 orang yang ada di ponpes menggunakan alat rapid antigen bantuan dari pemerintah pusat. Nah hasil dari ratusan orang yang kami tes, hanya 34 orang positif," katanya.

Oki menerangkan warga ponpes yang terkonfirmasi positif Covid-19 adalah santri dan juga guru atau ustad. Saat ini warga yang positif Covid-19, sudah diisolasi mandiri.

"Isolasi mandiri di ruangan yang ada di ponpes. Semuanya dipantau dan ditangani oleh puskesmas setempat," kata dia 

Baca Juga:PAD Pariwisata Tak Penuhi Target, Dispar Bantul Revisi Target di 2021

Disinggung apakah santri dan guru ponpes tersebut akan di swab pcr, Oki mengungkapkan hal itu tak dilakukan. 

"Tidak kami lakukan Swab lagi, cukup dilakukan rapid antigen. Selanjutnya kondisi pasien di ponpes dipantau nakes dari puskesmas," jelas Oki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak