Muncul Polemik Pembasmian Burung Pipit, DP3 Sleman: Masih Uji Coba Kok

DPRD Sleman dorong anggaran pengadaan jaring untuk menangkap burung pipit di sawah.

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Sabtu, 27 Maret 2021 | 13:25 WIB
Muncul Polemik Pembasmian Burung Pipit, DP3 Sleman: Masih Uji Coba Kok
Burung Pipit. [Cherylyn Ang/Unsplash]

Heru menyatakan bahwa wilayah Sleman Barat yang cukup banyak mendapat serangan dari gerombolan burung pipit. Nantinya jika sesuai rencana jaring juga akan dipasang di area tersebut.

Beberapa lokasi di Sleman Barat, seperti Minggir dan Sayegan sudah direncanakan untuk dipasang jaring. Walaupun memang uji coba pemasangan itu juga akan dilakukan dengan lokasi yang terbatas atau lahan kecil terlebih dulu.

"Sleman barat, karena memang satu serangan empritnya sangat masif. Kedua kita uji coba di lahan kecil dulu untuk kemudian selanjutnya akan kita evaluasi efektivitas dan dampaknya bagi kehidupan emprit itu sendiri," ungkapnya.

Ditanya mengenai anggaran yang direncanakan, kata Heru, baru akan mengajukan sekitar kurang dari Rp. 200 juta untuk uji coba tersebut. Evaluasi mengenai dampak, manfaat serta implikasi akan terus dilakukan nanti selama masa uji coba.

Baca Juga:Kronologi Lengkap Tabrakan Beruntun di Monjali, Gegara Supir Truk Ngantuk

Pihaknya juga belum bisa memastikan kapan uji coba tersebut akan mulai diberlakukan. Namun perihal anggaran sudah disiapkan pada tahun anggaran saat ini.

"Di tahun anggaran ini sudah ada, kita sediakan anggarannya. Kalau serapan anggarannya ini mungkin kan baru saja musim panen ya mungkin musim tanam kira-kira dipasang ketika sudah padi berbuah ya. Sekarang April katakanlah, sekitar Juni nanti barang kali [uji coba pemasangan]," katanya.

Heru berharap langkah tersebut bisa membantu petani dalam mengendalikan hama pada masa panen. Terkait dengan tuntutan pegiat lingkungan sendiri, Heru mengaku belum tahu.

"Jadi menurut saya [selain burung pipit] termasuk tikus pun ya juga harus kita kendalikan biar petani panen. Nah saya tidak tahu kalau ada temen-temen penggiat lingkungan kemudian menanyakan hal ini. Ya nanti kita evaluasi dulu," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa Yayasan Wahana Gerakan Lestari Indonesia (Wagleri) menuntut dan menyarankan DPRD Sleman meninjau kembali upaya anggaran pembiayaan program pembasmian burung pipit. Hal tersebut bertujuan agar pengambil kebijakan tidak salah langkah dalam mengambil keputusan dalam upaya perlindungan keanekaragaman hayati dan menjaga kesehatan ekosistem alam.

Baca Juga:Truk Hilang Kendali, 10 Mobil Alami Tabrakan Beruntun di Perempatan Monjali

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak