Belum Jual Tiket untuk Mei, PT KAI Daop 6: Belum Ada yang Colong Start

Mengenai larangan mudik pada momen Lebaran mendatang, Supriyanto menuturkan tetap akan mengikuti aturan dari pemerintah.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Hiskia Andika Weadcaksana
Selasa, 13 April 2021 | 15:53 WIB
Belum Jual Tiket untuk Mei, PT KAI Daop 6: Belum Ada yang Colong Start
Sejumlah penumpang kereta api menunggu kedatangan kereta di Stasiun Tugu Yogyakarta, Kamis (11/6/2020). [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]

Supriyanto menilai peningkatan jumlah penumpang itu disebablan oleh masyarakat yang ingin menjalankan tradisi nyadran di Jogja dan Jawa Tengah sebelum menyambut ramadhan kemarin.

"Iya, mungkin istilahnya nyadran ya. Menjelang puasa mungkin bersih-bersih, ziarah makam itu tradisi masyarakat kita," tuturnya.

Ditanya lebih lanjut mengenai larangan mudik pada momen Lebaran mendatang, Supriyanto menuturkan tetap akan mengikuti aturan dari pemerintah. Namun yang pasti tiket untuk perjalanan kereta jarak jauh pada Mei mendatang masih belum dibuka penjualannya.

"PT KAI tetap mengikuti aturan dari pemerintah. Kalau memang pemerintah melarang ya kita akan mengikuti. Selanjutnya seperti apa ya kita nanti lihat pada masa angkutan Lebaran saja. Saat ini yang kita lakukan dari PT KAI kita belum membuka penjualan tiket perjalanan kereta api jarak jauh," pungkasnya.

Baca Juga:Mudik Lebaran Dilarang Tapi Wisata Tetap Buka, Begini Kata Satgas Covid-19

Sebelumnya Pemerintah RI telah resmi melarang mudik Lebaran 2021 mendatang. Larangan itu didukung oleh larangan penggunaan dan pengoperasian moda angkutan udara, baik niaga maupun bukan niaga pada 6-17 Mei 2021 mendatang.

Hal ini sesuai keputusan pemerintah untuk membatasi mobilisasi seluruh moda transportasi baik darat, laut, udara, kereta. Pelarangan mudik Lebaran 2021 ini bertujuan untuk mencegah kluster penyebaran Covid-19.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak