Bocah SD di Sewon Tewas Usai Makan Takjil, Polisi Tunggu Hasil Uji Lab

Polres Bantul sudah mengirim sampel barang bukti berupa sisa makanan takjil yang tewaskan bocah SD di Sewon ke lab untuk diuji kandungannya.

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Selasa, 27 April 2021 | 06:31 WIB
Bocah SD di Sewon Tewas Usai Makan Takjil, Polisi Tunggu Hasil Uji Lab
Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto, saat ditemui awak media di Mapolda DIY, Senin (26/4/2021). [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]

Sebelumnya diketahui bahwa kabar miris tersebut pertama kali dibagikan oleh akun Fahmi Ansy di grup Facebook Info Cegatan Jogja. Ia mengabarkan apabila anak tetangga di desanya tewasnya setelah menyantap paket takjil berupa sate dan bumbu.

Diketahui bahwa paket takjil itu dibawa oleh sang ayah Bandiman (36) yang berprofesi sebagai ojek online. Sang ayah sendiri memperoleh takjil berupa makanan tersebut dari seseorang yang sebelumnya menolak kiriman itu.

Badiman yang merasa tugasnya telah usai memutuskan untuk membawa pulang makanan tersebut agar tidak mubazir. Kebetulan juga saat itu sudah mendekati waktu berbuka puasa.

Kapolsek Sewon, AKP Suyanto menyebut bahwa di rumah Badiman telah ditunggu oleh dua orang anak dan istrinya. Sesampainya di rumah makanan yang dibawa Badiman itu sempat disantap oleh Badiman dan satu orang anaknya.

Baca Juga:Kunjungi Bantul, Sandiaga Uno Ditagih Segera Pulihkan Industri Pariwisata

Mereka yang memakan sate dua tusuk tanpa menggunakan bumbu itu merasa baik-baik saja. Namun nahas istri dan anaknya nomor duanya menyantap makanan itu dengan bumbu.

"Kalau yang dua pertama tidak pakai bumbu, langsung satenya dimakan. Tidak ada masalah. Nah ini istri sama anak [kedua], merasa pahit, pahit sekali katanya, lalu muntah-muntah kemudian jatuh," ungkap Kapolsek.

Istri dan anak kedua Badiman yang tak sadarkan diri tersebut lantas dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Beruntung sang istri masih bisa diselamatkan sedangkan sang anak nomor dua harus menghembuskan napas terakhirnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak