"Jadi harus diperiksa juga kondisi kesehatan jiwanya," kata Suprapto.
Suprapto mengatakan, secara internal pelaku sate racun maupun kopi sianida beberapa tahun silam memiliki motif yang sama, yakni takut kehilangan.
Namun, akar penyebabnya jelas berbeda. Terkait kasus sate racun sianida yang menewaskan bocah 10 tahun, ia mengatakan, perlu bukti penyebab Nani nekat melakukan aksinya.
Diberitakan SuaraJogja.id sebelumnya, seorang sosok wanita misterius pemberi sate beracun sianida yang menewaskan Naba Faiz Prasetyo (10), bocah SD anak seorang driver ojol, Bandiman berhasil ditangkap. Wanita itu adalah Nani Aprilliani Nurjaman (25).
Baca Juga:Fakta Baru Sate Sianida Nani Apriliani, Sudah Nikah Siri dengan Aiptu Tomi
Sate beracun sianida itu sebenarnya ditujukan untuk seorang anggota Polresta Yogyakarta berinisial T.
Namun, calon penerima ternyata tak mau menerima makanan dari orang tak dikenal, yang dititipkan ke driver ojol tanpa melalui aplikasi.
Hingga akhirnya oleh Bandiman sang driver, titipan makanan berupa sate itu dibawa ke rumah untuk dimakan bersama keluarganya hingga kemudian menewaskan putranya.