alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Muhammadiyah Kecam Insiden Berdarah di Yerusalem

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana Minggu, 09 Mei 2021 | 18:45 WIB

Muhammadiyah Kecam Insiden Berdarah di Yerusalem
Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir di Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta, Senin (23/11/2020) - (SuaraJogja.id/Putu)

"Hentikan segala bentuk kekerasan, kekejaman, dan tindakan pengusiran tergadap bangsa Palestina, ungkap Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir.

SuaraJogja.id - Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan kecaman dan keprihatinan yang sangat mendalam atas insiden berdarah di kompleks Masjid Al-Aqsa Yerusalem pada Jumat (7/5/2021) malam. Peristiwa itu mengakibatkann sekitar 205 warga Palestina dan 17 aparat keamanan Israel luka-luka.

PP Muhammadiyah meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan semua negara di dunia internasional bertindak tegas tergadap segala bentuk kesewenang-wenangan Israel.

"Hentikan segala bentuk kekerasan, kekejaman, dan tindakan pengusiran tergadap bangsa Palestina,” ungkap Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Minggu (09/05/2021).

Menurut Haedar, di akhir bulan Ramadan, ketika warga Muslim Palestina tengah menunaikan puasa dan ibadah, mestinya tidak terjadi peristiwa semacam itu. Namun, Israel justru bertindak sewenang-wenang terhadap rakyat Palestina dan menyebabkan terjadinya bentrokan berdarah.

Baca Juga: Bentrok Antara Polisi Israel dengan Warga Palestina Kembali Terjadi

Indonesia sebagai negara yang merdeka serta menjunjung tinggi perdamaian dan ketertiban dunia pun diharapkan konsisten dalam membela Palestina. Selain itu mengutuk segala bentuk kesewenang-wenangan yang dilakukan Israel atau negara manapun terhadap rakyat Palestina.

“Kami Muhammadiyah dan rakyat Indonesia senantiasa terus membela dan mendukung perjuangan rakyat Palestina demi tegaknya kedaulatan negara Palestina yang bebas dari segala bentuk kesewenang-wenangan Israel,” jelas Haedar.

Haedar menambahkan, di era dunia modern abad ini semestinya tidak ada lagi pihak yang bertindak sewenang-wenang terhadap pihak lain atasnama apa pun, apalagi terhadap bangsa dan negara yang sah yaitu Palestina.

Praktik penjajahan dan penindasan sudah harus dikubur dalam-dalam di era dunia modern yang menjunjung tinggi kemerdekaan, kebebasan, dan hak dasar manusia untuk hidup di bumi ciptaan Tuhan.

"Dunia modern semestinya menciptakan kemerdekaan dan perdamaian abadi untuk semua bangsa di muka bumi demi terciptanya peradaban umat manusia yang hidup bersama secara bermartabat dan berdaulat,” imbuhnya.

Baca Juga: Kutuk Israel, Indonesia: Semoga Allah Beri Pertolongan Warga Palestina

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait