Itulah sebabnya, dokter menyarankan untuk tidak terlalu banyak mengkonsumsi makanan tinggi gula maksimal 2 jam sebelum tidur supaya tubuh dalam mode rileks sebelum tidur.
3. Olahraga secara reguler
Olahraga ternyata mempengaruhi pola tidur seseorang karena pada saat berolahraga, tubuh dan otak bekerja lebih aktif untuk waspada terhadap lingkungan sekitar. Olahraga juga membutuhkan tenaga lebih sehingga tubuh akan merasa cepat lelah dan ingin segera istirahat setelahnya.
Tak heran para ahli kerap kali menyarankan olahraga sebagai solusi insomnia, karena olahraga dikenal sebagai ‘obat tidur’ yang alami. Selain kembali berolahraga di pagi dan sore hari, kamu juga bisa melakukan aktivitas peregangan ringan seperti bear hug dengan posisi kedua tangan merangkul tubuh, legs up the wall dengan posisi mengangkat kaki dan menyandarkan di tembok kamar, atau sit up selama total 15 menit.
Baca Juga:Rayakan Lebaran, Ini 4 Ide THR Unik untuk Orang Tersayang dari ShopeePay
4. Relaksasi sesaat sebelum tidur
Terdengar sepele, tetapi siapa sangka relaksasi bisa sangat berpengaruh pada pola tidur. Relaksasi banyak bentuknya, bisa disesuaikan dengan hobi dan kesukaan. Mandi air hangat bisa jadi salah satu opsi untuk meregangkan otot yang telah bekerja aktif seharian.
Cara lain yaitu dengan mendengarkan lagu atau membaca buku. Dua kegiatan yang kerap kali jadi hobi ini bisa juga jadi bentuk relaksasi sambil istirahat di atas tempat tidur.
Pilih jenis musik yang syahdu atau bahkan podcast dengan tema penghantar tidur. Jika gemar membaca, carilah buku yang beralur lambat dan jenis bacaan ringan sehingga mata cepat lelah.
5. Kurangi main gadget sebelum tidur
Baca Juga:Lebaran Virtual, 4 Ide THR Unik dan Berkesan ShopeePay bagi Orang Tersayang
Di era yang sudah serba canggih ini, perangkat elektronik sudah jadi bagian dari gaya hidup yang sulit dipisahkan sehari-hari. Sejak mata terbuka di pagi hari hingga akan tidur kembali, gadget sudah pasti ada menjadi barang pertama yang diperhatikan.