Sebelumnya diberitakan, Dinas Pariwisata DIY mencatat, sebanyak 117 ribu wisatawan mengunjungi 37 destinasi wisata yang tersebar di kabupaten/kota di DIY selama momen libur Lebaran 2021 kemarin.
Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Rahardjo menuturkan dari 117 ribu wisatawan, sebanyak 93 persen diantaranya merupakan wisatawan lokal. Sedangkan 7 persen lainnya diketahui merupakan wisatawan dari luar daerah.
Selama libur Lebaran, sejumlah wisatawan ditemukan melanggar protokol kesehatan. Namun jumlahnya tergolong sedikit sekitar 1,4 persen dari total wisatawan.
"Dari yang kita sampel di 37 destinasi, jumlah ini masih sangat kecil pelanggaran prokes. Ini menunjukkan wisatawan sudah mulai terbiasa menerapkan prokes," paparnya.
Baca Juga:Libur Lebaran, XL Axiata Catatkan Trafik Streaming Game Paling Tinggi
Sementara itu Kepala Satpol PP DIY, Noviar Rahmad justru mengakui bahwa satuannya kesulitan dalam mengatur wisatawan untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes). Terutama di destinasi wisata yang padat wisatawan.
Selain tidak menggunakan masker, kerumunan terjadi di destinasi wisata. Kerumunan terjadi karena wisatawan datang secara berombongan.
"Contohnya di [pantai] Glagah yang ramai. Lokasinya kerumunan susah dihindari. Terutama banyak kerumunan dalam satu keluarga," kata Noviar.
Berdasarkan catatan yang dimiliki Satpol-PP DIY, sepanjang libur Lebaran 2021 tercatat telah terjadi 1.299 pelanggaran penerapan protokol kesehatan. Pelanggaran paling banyak berupa kelalaian pemakaian masker dan kerumunan.
Baca Juga:Satgas: Lonjakan Kasus Covid Efek Libur Lebaran Baru Terlihat 2 Pekan Lagi