alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Peringati Hari Lahir Pancasila, Ratusan Pedagang Malioboro Nyanyikan Lagu Garuda Pancasila

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Mutiara Rizka Maulina Selasa, 01 Juni 2021 | 14:25 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila, Ratusan Pedagang Malioboro Nyanyikan Lagu Garuda Pancasila
Suasana peringatan hari Pancasila di Jalan Malioboro Selasa (1/6/2021) - (SuaraJogja.id/Mutiara Rizka)

Mereka berdiri di tepi jalan dengan kostum daerah dan seragam paguyuban memeriahkan Hari Lahir Pancasila.

SuaraJogja.id - Dalam rangka memperingati hari lahir Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia, ratusan pedagang dan penyedia jasa yang berada di sepanjang Jalan Malioboro menyanyikan lagu Garuda Pancasila. Mereka berdiri di tepi jalan dengan kostum daerah dan seragam paguyuban memeriahkan Hari Lahir Pancasila.

Ketua Koperasi Tridharma, Rudiarto mengatakan bahwa momen yang dimeriahkan oleh seluruh elemen pedagang dan penyedia jasa di Malioboro tidak direncanakan sebelumnya. Mereka melakukan koordinasi secara mendadak melalui grup WhatsApp. Tidak disangka, mendapatkan respon yang cukup baik.

"Sebagai bagian menumbuhkan rasa patriotisme, rasa nasionalisme, di akar rumput kawasan Malioboro," ujar Rudi saat ditemui usai acara di kawasan parkir Abu Bakar Ali Malioboro Selasa (1/6/2021).

Ia menambahkan, jika peringatan tersebut sekaligus sebagai tindak lanjut atas edaran Sultan Hamengku Buwono X yang meminta seluruh instansi memutar lagu Indonesia Raya setiap pukul 10:00 WIB. Dalam peringatan tersebur, Rudi mengatakan seluruh peserta juga mengumandangkan lagu Indonesia Raya terlebih dahulu.

Baca Juga: Keseruan Pengemudi Becak dan Pedagang Pasar Gede Solo Test Hafalan Pancasila

Dengan pemutaran lagu Indonesia Raya serta Garuda Pancasila, Rudi berharap agar masyarakat bisa lebih menjiwai Pancasila. Menurut pandangannya, saat momen peringatan berlangsung selurub elemen, terutama pedagang berdiri dengan hikmat di tepi jalan menyanyikan dua lagu nasional bangsa Indonesia tersebut.

Rudi berharap kedepannya kegiatan tersebut bisa terus dilaksanakan sebagai wujud semangat menumbuhkan rasa nasionalisme masyarakat. Ia menilai jika rasa persatuan, keadilan dan kemanusiaan masyarakat sudah mulai luntur. Sehingga momen ini diharapkan bisa kembali menumbuhkan rasa tersebut.

Sementara itu, Kepala UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Kota Yogyakarta, Ekwanto mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi perayaan yang digelar oleh persatuan pedagang dan penyedia jasa di Malioboro tersebut. Sebagai salah satu ikon pariwisata, Malioboro juga menjadi milik bersama para pedagang dan penyedia jasa yang sehari-hari mencari nafkah disitu.

"Setiap hari jam 10 ada Indonesia bergema, dilanjutkan menyanyikan lagu Garuda Pancasila longmarch dari sisi utara ke selatan," kata Ekwanto.

Ia menilai semua peserta sangat bersemangat mengikuti kegiatan tersebut. Serta menunjukkan rasa nasionalisme dan patriotisme yang tinggi. Kedepannya ia berharap hal tersebut bisa dipertahankan dan terselenggara lebih baik lagi. Bukan hanya melakukan kegiatan ekonomi, tapi juga mengenang sejarah bangsa.

Baca Juga: Gaungkan Seruan Jokowi, Ganjar: Instruksinya Hanya Satu, Membumikan Pancasila

Kegiatan tersebut dimulai tepat pukul 10:00 WIB diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Seluruh pedagang di setiap sisi menyanyikan serentak dengan bantuan sound sistem maupun manual. Selanjutnya, selurub peserta diamanatkan untuk diam di tempat menyanyikan lagu Garuda Pancasila.

Dari pantauan SuaraJogja.id, tampak peringatakan hari Pancasila di Malioboro berlangsung dengan meriah. Saat menyanyikan lagu Indonesia Raya seluruh pengendara dan pedagang diminta memghentikan aktivitasnya serta turut bernyanyi. Konvoi dengan menyanyikan lagu Garuda Pancasila juga mendapatkan sorak sorai dari mayoritas pengunjung.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait