Studi: Olahraga Lebih dari 150 Menit Seminggu Turunkan Risiko Terkena Covid-19 Parah

Memiliki kebiasaan olahraga teratur sangat penting untuk menjalani hidup yang lebih sehat sekaligus terhindar dari Covid-19.

Yasinta Rahmawati
Jum'at, 25 Juni 2021 | 11:18 WIB
Studi: Olahraga Lebih dari 150 Menit Seminggu Turunkan Risiko Terkena Covid-19 Parah

SuaraJogja.id - Sesuai penelitian yang dilakukan oleh British Journal of Sports Medicine, olahraga membuat tubuh tetap gesit, otot lentur, organ kuat dan berkontribusi pada pencegahan penyakit.

Di sisi lain, olahraga juga dapat menjadi cara untuk membantu memerangi Covid-19. Sejak awal Covid-19 muncul, para ahli telah menekankan untuk meningkatkan kekebalan untuk menghindari terinfeksi virus tersebut.

Dalam sebuah makalah yang diterbitkan di Harvard Health telah menemukan hubungan antara tidak aktif secara fisik dikaitkan dengan risiko yang lebih tinggi dari hasil Covid-19 yang parah.

Dilansir dari The Health Site, untuk penelitian ini para peneliti meninjau data anonim dari lebih dari 48.000 orang berusia di atas 18 tahun yang telah tertular virus corona antara Januari dan Oktober 2020.

Baca Juga:COVID-19 Menggila, Kabupaten Bekasi Tambah Anggaran COVID-19 2 Kali Lipat

Ditemukan bahwa aktivitas rutin dapat membantu melindungi orang yang terkena Covid-19, agar tidak sakit parah. Makalah itu juga mengutip studi Latihan Vital Sign, yang melibatkan lebih dari 48.000 orang positif Covid-19 di Amerika Serikat.

Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)

Dalam penelitian tersebut, pasien dipisah menjadi tiga kelompok, berdasarkan tingkat latihan mingguan mereka. Pertama, mereka yang melakukan aktivitas fisik lebih dari 150 menit per minggu. Kedua, mereka yang melakukan 0 hingga 10 menit per minggu, dan ketiga, mereka yang melakukan aktivitas fisik dalam jumlah yang bervariasi setiap minggu, mulai dari 11 hingga 149 menit.

Usia, jenis kelamin, ras, gaya hidup, diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit kardiovaskular, dan penyakit ginjal adalah beberapa faktor lain yang dipertimbangkan.

Bahkan setelah memperhitungkan semua faktor tersebut, hasilnya ditemukan bahwa orang yang tidak banyak bergerak memiliki risiko lebih tinggi untuk dirawat di rumah sakit akibat Covid-19, masuk ICU, dan kematian, daripada orang yang berolahraga setidaknya 150 menit per minggu.

Namun demikian, menghindari terjangkit Covid-19 bukan satu-satunya alasan mengapa Anda harus rutin olahraga hari. Sebab, olahraga rutin dapat membantu menangkal banyak penyakit kronis dan membantu Anda hidup lebih lama.

Baca Juga:Update Covid-19 Global: Kematian dan Kasus Harian Indonesia Lampaui Amerika

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak