Warga Jogja Antusias Disuntik Vaksin Covid-19, Perlu Penambahan Tim Vaksinator

"Targetnya 3.000 orang, tapi ternyata realisasinya hingga 3.300 orang. Ini menunjukkan bahwa antusiasme masyarakat untuk dapat divaksin cukup tinggi,"

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Rahmat jiwandono
Jum'at, 09 Juli 2021 | 20:25 WIB
Warga Jogja Antusias Disuntik Vaksin Covid-19, Perlu Penambahan Tim Vaksinator
[ilustrasi] Vaksinator menyuntikkan vaksin ke warga lansia di Posyandu Lansia Pedukuhan Kedon, Kalurahan Sumbermulyo, Kapanewon Bambanglipuro, Kabupaten Bantul, Rabu (19/5/2021). - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

SuaraJogja.id - Antusiasme masyarakat yang ingin mendapat vaksin Covid-19 terbilang tinggi. Oleh karena itu, Pansus Pengawasan Penanganan Covid-19 DPRD Kota Jogja mengusulkan pembentukan tim vaksinator di tiap kelurahan.

Ketua Pansus Pengawasan Penanganan Covid-19 DPRD Kota Jogja Antonius Fokki Ardiyanto mengatakan, salah satu upaya pengendalian di tengah melonjaknya penambahan kasus Covid-19 yaitu mempercepat vaksinasi.

"Kemarin sudah digelar vaksinasi massal di DPRD Kota Jogja. Targetnya 3.000 orang, tapi ternyata realisasinya hingga 3.300 orang. Ini menunjukkan bahwa antusiasme masyarakat untuk dapat divaksin cukup tinggi," ujar Fokki, Jumat (9/7/2021).

Momen ini, katanya, harus diimbangi dengan fasilitasi dari pemerintah. Meski saat ini semua puskesmas yang ada di wilayah melayani program vaksinasi namun perlu ada upaya untuk lebih memperluas jangkauan.

Baca Juga:Sempat 16 Hari Bertugas di Rumah Sakit, Seorang Dokter Gadungan Ditangkap

Salah satunya dengan membentuk tim vaksinator di tiap kelurahan. Hal ini untuk mendukung proses vaksinasi di puskesmas yang sebarannya berada di tingkat kemantren.

Pembentukan tim vaksinator di tiap kelurahan membutuhkan tenaga yang cukup banyak. Mengingat jumlah kelurahan di Kota Jogja ada 45 kelurahan, sedangkan satu tim vaksinator sedikitnya membutuhkan delapan orang.

Untuk itu, perlu ada kerja sama antara Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja dengan berbagai pihak, terutama merekrut mahasiswa tingkat akhir bidang keperawatan yang menempuh studi di Kota Budaya ini.

"Kalau kebijakan ini bisa segera diambil maka akan berdampak pada tercapainya kekebalan kelompok (herd immunity) di Kota Jogja sehingga kehidupan masyarakat bisa segera kembali normal. Apalagi jika dalam sehari di satu kelurahan bisa ditarget 500 orang tervaksin," paparnya.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja Lana Unwanah menyampaikan, sudah ada upaya untuk mempercepat realisasi program vaksinasi bagi masyarakat. Salah satunya ialah dengan membentuk sentra vaksinasi akan tetapi lokasinya masih dalam pencermatan.

Baca Juga:Sudah Vaksinasi Penuh, Anda Bisa Kunjungi Ingris Tanpa Karantina Loh!

Melalui sentra vaksinasi tersebut ditargetkan dalam sehari bisa melayani 500 warga. Kapasitasnya pun bisa ditingkatkan apabila ada tambahan tenaga kesehatan atau relawan.

"Target vaksinasi saat ini masih untuk warga usia 18 tahun ke atas. Jika ketercapaiannya sudah 75 persen, baru menyasar usia 12-17 tahun," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak