Terkendala Akses ke Fasilitas Kesehatan, 11 Transpuan di DIY Meninggal Selama Pandemi

Para transpuan tersebut terkendala untuk mengakses layanan dan fasilitas kesehatan

Galih Priatmojo
Sabtu, 10 Juli 2021 | 18:23 WIB
Terkendala Akses ke Fasilitas Kesehatan, 11 Transpuan di DIY Meninggal Selama Pandemi
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

SuaraJogja.id - Peliknya permasalahan yang mengiringi pandemi Covid-19 berdampak sangat besar terhadap kelompok marjinal di Jogja salah satunya pada transpuan.

Tercatat sepanjang satu tahun lebih pandemi berlangsung, ada sebanyak 11 transpuan yang meninggal dunia akibat Covid-19.

"Selama pandemi terjadi 11 orang transpuan di Jogja telah berpulang..Dan saat PPKM berlangsung 7 orang waria sedang dalam kondisi sakit dan melakukan isolasi mandiri di kamar kos masing-masing tanpa bantuan apapun dari pemerintah ataupun satgas Covid-19," tulis akun @tatarsundal.

Koordinator Waria Crisis Center Rully Malay saat dihubungi membenarkan kondisi yang tengah dihadapi para transpuan tersebut.

Baca Juga:Anggaran Penanganan Covid-19 di DIY Capai Rp242 Miliar, Baru Terpakai 13 Persen

Ia menyebut terbatasnya akses para transpuan terhadap fasilitas kesehatan jadi salah satu kendalanya.

Rully mengungkapkan banyak di antara para transpuan yang luput dari penanganan Covid-19 lantaran tak memiliki identitas atau ber KTP Jogja.

"Temen-temen ini terkendala di admistrasi rerata tak memilik KTP Jogja sehingga agak terkendala untuk mengakses fasilitas kesehatan," terangnya, Sabtu (10/7/2021).

Sementara ini, lanjutnya, teman-teman transpuan yang tengah dalam kondisi positif Covid-19 melakukan isolasi mandiri di rumah tinggal atau kos mereka sendiri.

"Ya karena aksesnya terkendala kami sarankan temen-temen untuk isolasi mandiri di kos mereka saat ini. Kalau saat ini yang transpuan yang positif sudah 11 orang, semuanya isoman di kos masing-masing," jelasnya.

Baca Juga:Kehabisan Modal, 10 Ribu PKL di DIY Tutup Selama PPKM Darurat

Lebih jauh, Rully mengungkapkan selain terkendala penanganan Covid-19, teman-teman transpuan juga kesulitan untuk mengakses vaksin Covid-19.

Ia mengaku sudah sempat mengajukan beberapa transpuan untuk diikutsertakan dalam vaksinasi ke Pemda DIY. Hanya saja baru 15 yang bisa mengaksesnya.

"Dari total 283 transpuan di DIY, baru bisa 15 yang vaksin, itu sebagian karena pengurus dan lansia. Kebanyakan ya karena tak ber KTP dan juga berstatus ODHA," katanya.

Ia berharap, teman-teman transpuan dan kelompok marjinal lainnya juga turut mendapat perhatian dari pemerintah daerah terutama dalam hal mengakses layanan dan fasilitas kesehatan.

Saat ini, pihaknya tengah menggalang donasi yang ditujukan bagi transpuan yang tengah dalam kondisi isolasi mandiri.

"Iya kami tengah menggalang donasi yang nanti bisa dalam bentuk sembako, masker, vitamin atau uang tunai yang memang tengah dibutuhkan teman-teman transpuan. Bisa kontak ke saya di nomor 081229455768 untuk informasi lebih lanjut," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak