Antusias Warga Sleman Ikut Vaksin Tinggi, Dinkes: Tapi Vaksinnya Tidak Ada

antusiasme warga Sleman ikuti vaksinasi cukup tinggi

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Jum'at, 30 Juli 2021 | 10:27 WIB
Antusias Warga Sleman Ikut Vaksin Tinggi, Dinkes: Tapi Vaksinnya Tidak Ada
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Unsplash.com/@3dparadise).

SuaraJogja.id -  Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman menyatakan antusias masyarakat di Bumi Sembada mengikuti program vaksinasi dari pemerintah sudah cukup tinggi. Namun ketersediaan vaksin yang hingga saat ini masih terus menjadi kendala utama.

Krisisnya ketersediaan vaksin Covid-19 ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Joko Hastaryo kepada awak media, Kamis (29/7/2021).

Joko tidak memungkiri bahwa saat ini antusiasme masyarakat untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 sudah cukup tinggi. Bukan hanya perseorangan saja, bahkan berbagai kelompok masyarakat hingga organisasi beramai-ramai mengajukan untuk ikut vaksinasi.

Namun antusiasme itu harus terkendala dengan ketersediaan vaksin yang tidak ada. Padahal dari semua sektor lainnya telah sangat mendukung untuk percepatan program vaksinasi ini.

Baca Juga:Pasokan Tak Kunjung Datang Dinkes Sleman Kehabisan Vaksin, Tersisa Hanya 200 Dosis

"Ya tetap kita tampung, kita jadwal, kita agendakan. Sekarang problemnya itu yang paling utama adalah vaksinnya tidak ada. Sekarang ini semua faskesnya atau semua tempat vaksinnya tersedia, SDM ada, sasaran antusias, vaksinnya yang tidak ada," tegas Joko.

Joko mengaku tidak mengetahui tentang kondisi yang ada di Pemerintah Pusat terkait dengan ketersediaan vaksin ini. Sebab, dari informasi yang dia dapat selalu dikatakan bahwa stok vaksin masih memadai.

"Saya tidak tahu berhentinya di mana karena Pemerintah Pusat selalu menginformasikan bahwa stok vaksin memadai. Tapi yang kita tidak tahu memadainya itu untuk siapa atau di daerah mana yang cakupannya rendah," ujarnya.

Joko mengaku telah  melakukan pengajuan tambahan vaksin ke Dinas Kesehatan DIY hingga Kementerian Kesehatan. Namun, hingga kini belum ada kepastian baik dari pihak manapun terkait dengan distribusi vaksin Covid-19 ke Sleman.

"Mengajukan 80 ribu vaksin dengan perhitungan sampai awal Agustus karena kita perkirakan itu satu minggu itu bisa vaksin 35-40 ribu sasaran. Jadi kalau dalam 2 minggu 80 ribu dosis kalau ada bisa selesai," paparnya.

Baca Juga:Bangkitkan Antusiasme Masyarakat, Dispar Sleman Gencarkan Vaksinasi di Destinasi Wisata

Mantan Direktur RSUD Sleman ini menyebut telah mendapatkan kabar sudah ada beberapa daerah yang memiliki capaian vaksinasi di atas 50 persen. Pihaknya tetap meyakini jika tidak ada kendala stok vaksin, Kabupaten Sleman pun akan dapat memiliki capaian serupa.

"Kalau barangnya ada kita yakin bisa di atas 50 persen tapi masalahnya vaksinya yang tidak ada itu jadi menghambat untuk pencapaian itu," tandasnya.

Senada, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Novita Krisnaeni menuturkan bahwa keterbatasan jumlah vaksin yang ada menjadi salah satu kendala yang dihadapi Pemkab Sleman untuk terus mempercepat terbentuknya herd immunity.

"Ya jumlah vaksinnya kan terbatas. Datangnya sedikit-sedikit, kemudian tenaga kesehatan kita juga terbatas. Jadi ya harus diatur. Tapi kuncinya ada di vaksin. Kalau vaksinnya kita dateng banyak ya kita jalannya bisa lebih cepet," ungkap Novita.

Novita menyebut sebenarnya vaksin Covid-19 memang datang cukup rutin. Namun jumlah yang datang itu tidak jarang jauh dari diharapkan.

"Ya vaksin rutin sih datang cuma tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak