Pejabat di Kaltim Mengaku Sudah Vaksin Dosis Ketiga, Jokowi: Pada Nggak Ajak-Ajak Kita Ya

Obrolan Jokowi dengan pejabat di Kalimantan Timur mengenai vaksin dosis ketiga disorot publik

Galih Priatmojo
Rabu, 25 Agustus 2021 | 12:52 WIB
Pejabat di Kaltim Mengaku Sudah Vaksin Dosis Ketiga, Jokowi: Pada Nggak Ajak-Ajak Kita Ya
Presiden Jokowi tinjau kegiatan vaksinasi di SMPN 22 Samarinda. [Biro Pers Sekretariat Presiden]

SuaraJogja.id - Obrolan Presiden Jokowi dengan para pejabat mengenai vaksin dosis ketiga ramai jadi sorotan publik.

Peristiwa itu terjadi saat Presiden Jokowi tengah melakukan tinjauan pelaksanaan vaksinasi di SMPN 22 Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (24/8/2021) kemarin.

Dalam video yang belakangan dihapus dari channel YouTube Sekretariat Presiden, terdengar pengakuan sejumlah pejabat yang sudah mendapatkan suntikan vaksin dosis ketiga. Salah satunya yakni Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor.

Presiden Jokowi tinjau kegiatan vaksinasi di SMPN 22 Samarinda. [Biro Pers Sekretariat Presiden]
Presiden Jokowi tinjau kegiatan vaksinasi di SMPN 22 Samarinda. [Biro Pers Sekretariat Presiden]

Selain Isran, Wali Kota Samarinda Andi Harun menambahkan dirinya sudah mendapatkan dua kali vaksin dan akan mendapat dosis ketiga setelah kedatangan vaksin Nusantara.

Baca Juga:Novel Baswedan Minta ke Jokowi Diangkat Jadi PNS, Denny: Gak Tahan, Gak Ada Pendapatan

Dalam obrolan tersebut Presiden Jokowi pun sempat melontarkan candaan kepada keduanya.

""Pada enggak ngajak-ngajak kita ya," sindir Jokowi.

Mendengar pengakuan gamblang para pejabat yang ada disana, Menhan Prabowo kemudian bertanya kepada Presiden Jokowi, apakah sudah mendapat vaksin booster atau belum.

"Sudah booster semua, Pak. Pak Presiden belum, Pak?," tanyanya.

"Enggak, saya nunggu. Nunggu Pfizer," jawab Jokowi.

Baca Juga:Gaya Anak Jokowi Pimpin Solo, Tinggalkan Mobil Dinas di Lokasi Bermasalah

Obrolan singkat penuh makna itu pun viral di media sosial. Para warganet berbondong-bondong menanyakan pengakuan para pejabat yang sudah menerima vaksin dosis ketiga. Atau vaksin booster Moderna.

Jubir Vaksinasi Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, menerangkan hingga kini belum ada kelompok lain yang menerima vaksin ketiga atau booster selain para tenaga kesehatan.

Juru Bicara Pemerintah untuk Vaksinasi Covid-19 dr Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat (21/1/2021). [Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden]
Juru Bicara Pemerintah untuk Vaksinasi Covid-19 dr Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat (21/1/2021). [Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden]

"Sampai sekarang, kebijakan kita adalah kita mengutamakan vaksinasi booster ketiga ini kepada nakes saja," ujar Juru Bicara Vaksinasi dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi dalam sebuah diskusi, Selasa (24/8/2021).

Siti Nadia Tarmizi menyebut berdasarkan Surat Edaran Nomor HK.02.01/1919/2021, vaksinasi dosis ketiga hanya diberikan kepada tenaga kesehatan maupun tenaga pendukung kesehatan yang telah mendapatkan dosis pertama dan kedua vaksin Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak