facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kasus Baru Covid-19 Jogja Turun Signifikan, Pemkot Sebut 93 Persen RT Masuk Zona Hijau

Eleonora PEW | Muhammad Ilham Baktora Senin, 06 September 2021 | 20:10 WIB

Kasus Baru Covid-19 Jogja Turun Signifikan, Pemkot Sebut 93 Persen RT Masuk Zona Hijau
Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi memberi keterangan pada wartawan saat meninjau vaksinasi pelajar dan warga di XT Square, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Jumat (3/9/2021). - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

Ia menjelaskan, seiring dengan naiknya zona hijau di level RT, terjadi penurunan kasus baru Covid-19 per hari.

SuaraJogja.id - Harapan Pemkot Yogyakarta untuk mencapai 90 persen wilayah RT masuk zona hijau sudah tercapai. Pada 5 September 2021 lalu, jumlah RT yang masuk zona hijau berkisar 93 persen.

"Kemarin sudah banyak yang zona hijau. Itu di level RT. Artinya progres ini harus kami pertahankan agar penyebaran kasus tidak terjadi lebih luas lagi," ujar Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi ditemui di Kompleks Balai kota Yogyakarta, Senin (6/9/2021).

Ia menjelaskan, seiring dengan naiknya zona hijau di level RT, terjadi penurunan kasus baru Covid-19 per hari. Jumlahnya sama seperti bulan Mei-Juni 2021.

"Sehari sekitar 20-35 orang sekitar itu saja sekarang. Jadi angkanya seperti sebelum ada PPKM," ujar Heroe yang juga sebagai Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19, Kota Yogyakarta.

Baca Juga: Bus-Bus Lolos meski Wisata Jogja Tutup di Akhir Pekan, Pemkot Akan Panggil Biro Perjalanan

Ia menjelaskan, dari 2.535 RT di kota Jogja, hanya lima RT yang dinyatakan masih zona oranye atau sekitar 0,2 persen. Sementara zona kuning ada sekitar 168 RT sekitar 6,63 persen.

"Nah sisanya itu sudah zona hijau. Jika zona merah di Kota Jogja tidak ada dari hitungan level RT," ujar dia.

Meski Jogja sudah menyentuh 93 persen, lanjut Heroe pasien Covid-19 belum semuanya masuk ke selter terpadu. Masih banyak yang memilih isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Kendati begitu, Satgas Covid-19 Kelurahan harus berperan aktif untuk menekan aktivitas warga di lokasi tersebut.

"Memang jika ada satu wilayah RT yang ditemukan kasus positif Covid-19, kami lakukan upaya penyekatan. Jadi mobilitas yang kami jaga dan batasi agar warga tidak keluar dari lingkungan RT," terangnya.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Menurun, DIY Berharap Turun Level PPKM

Disinggung dengan ketersediaan selter di bawah pengelolaan Pemkot Jogja, jumlahnya cukup lengang. Heroe menyebut jika di Selter Bener hanya terisi 2 kamar.

"Jika di Selter Bener itu kan totalnya 84 kamar. Nah laporan saat ini dua yang terisi. Lalu di Selter Gemawang, itu 34 kamar masih kosong, sejak sepekan ini," terang Heroe.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait