SuaraJogja.id - Nyawa Sudono (49) warga Padukuhan Mojo Rt 03, Rw 13, Kalurahan Ngeposari, Kapanewon Semanu, Kabupaten Gunungkidul tak bisa diselamatkan meski dokter sudah berusaha menangani luka yang dialaminya. Sudono dilarikan ke rumah sakit usai bahunya nyaris putus terkena gergaji batu.
Kapolsek Semanu, AKP Ahmad Fawzi peristiwa tragis yang menimpa Sudono terjadi hari Rabu (8/9/2021) kemarin. Sudono mengalami kecelakaan kerja di tempatnya bekerja, pabrik Pemotongan batu milik Subaryono (47) warga Keblak, RT 04, RW 09, Ngeposari, Semanu.
"Korban terkena gergaji besar yang ia pakai,"papar Ahmad, Kamis (9/9/2021).
Ahmad menyebutkan berdasarkan keterangan rekan korban, seperti biasanya, Sudono bertugas menggergaji batu alam dengan menggunakan mesin gergaji tidur yang cukup besar. Ia sudah bertahun-tahun memegang mesin gergaji besar tersebut.
Baca Juga:Lelaki Asal Semanu Ini Nekat Jual Pohon Jati dari Kebun yang Bukan Miliknya
Saat hendak memasukkan batu berukuran besar, kemungkinan korban kurang berhati-hati. Saat itu korban kurang memperhatikan antara jarak gergaji dengan batu yang akan dipotong. Sehingga ketika batu dimasukkan ke mesin justru tersangkut dan sulit untuk dipotong.
"Sudono berusaha membetulkan posisi batu tersebut dengan menggunakan tangan,"paparnya.
Sialnya, karena tenaganya tak cukup kuat, tubuhnya justru tertarik oleh gergaji mesin tersebut. Tubuh korban masuk ke mesin gergaji yang masih menyala. Akibatnya bahu kanan korban terpotong. Sontak korban menjerit.
Mendengar teriakan korban, rekan-rekannya langsung berusaha menolongnya. Mesin gergaji dimatikan dan korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Pelita Husada. Korban langsung mendapatkan perawatan di Instalsi Gawat Darurat (IGD).
"Namun karena lukanya cukup parah, nyawa korban tak bisa diselamatkan. Korban meninggal karena banyak mengeluarkan darah,"tambahnya
Baca Juga:Jadi Korban Tabrak Lari di Jalan Wonosari-Semanu, Anak Juragan Kayu Tewas di Tempat
Kontributor : Julianto