Hutan Pinus Mangunan Gantikan Watu Lumbung Resort, Ini Penjelasan Dinas Pariwisata Bantul

hutan pinus mangunan mulai diuji coba dibuka sejak Minggu (12/9/2021).

Galih Priatmojo | Rahmat jiwandono
Senin, 13 September 2021 | 14:51 WIB
Hutan Pinus Mangunan Gantikan Watu Lumbung Resort, Ini Penjelasan Dinas Pariwisata Bantul
Hutan Pinus Mangunan (dok istimewa)

SuaraJogja.id - Hutan Pinus Mangunan menggantikan objek wisata Watu Lumbung Resort dalam uji coba pembukaan wisata di Kabupaten Bantul. Uji coba sudah dimulai sejak Minggu (12/9/2021) kemarin.

Sekretaris Dinas Pariwisata Bantul Annihayah mengatakan perubahan tersebut merupakan dinamika yang terjadi di lapangan. Seperti yang terjadi di Kota Jogja di mana awalnya Taman Pintar kini berubah Kebun Binatang Gembira Loka.

"Tentu pemerintah pusat mengubahnya ada pertimbangan tapi kami tidak tahu apa alasannya," kata Annihayah ditemui di ruang kerjanya, Senin (13/9/2021).

Menyoal apakah Hutan Pinussari Mangunan termasuk yang diusulkan sebagai uji coba pembukaan wisata di tengah pandemi Covid-19, menurutnya, yang mengusulkan itu ialah Dinas Pariwisata DIY.

Baca Juga:Presiden Jokowi Tinjau Vaksinasi di SLBN 1 Bantul, Beri Bingkisan untuk Siswa

"Yang mengusulkan mana saja tempat wisatanya itu Dispar provinsi. Kami tidak tahu daftarnya," tuturnya.

Diakuinya bahwa penunjukkan Hutan Pinussari Mangunan tak terlepas dari sertifikat kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan (CHSE) yang sudah dimiliki. Dengan demikian, pengelolaan pengunjung yang datang sudah jelas.

"Tempat wisata yang punya sertifikat CHSE sudah punya manajemen untuk keluar masuk pengunjung," terangnya.

Kala disinggung soal anak usia di bawah 12 tahun yang tak diizinkan masuk ke tempat wisata, menurutnya, hal itu adalah aturan dari Pemerintah Pusat. Penyebabnya karena cakupan vaksinasi baru menyasar untuk usia 12 tahun ke atas 

"Kenapa anak-anak usia 12 tahun ke bawah belum boleh ke tempat wisata karena cakupan vaksinasi baru untuk umur 12 tahun ke atas," jelas dia 

Baca Juga:Bantul Dapat Bantuan PISEW, Dua Kalurahan di Pajangan Kini Terhubung Jembatan

Terkait kendala penggunaan aplikasi PeduliLindungi sebagai screening wisatawan akan dilaporkan ke pusat.

"Akan kami laporkan ke pusat supaya ada koordinasi sinergis karena rapat kemarin baru melibatkan Kemenparekraf, Kemenkes, dan Kemenko Marinves. Belum ada partisipasi dari Kemkominfo," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak