"Dan semalam itu terjadi peristiwa tersebut,"terangnya.
Pelaku sebenarnya sudah beristri dan memiliki 2 orang anak yang masih kecil. Sepulang dari RS Ghrasia, pelaku sudah aktif berkegiatan sosial bahkan ronda malam juga turut serta. Hanya saja, ia tidak mengetahui pemicu pelaku kumat beberapa hari yang lalu.
Lurah Panggungharjo, Wahyudi Anggoro Hadi membenarkan adanya penganiayaan tersebut. Namun pelaku adalah penderita gangguan jiwa karena 5 bulan yang lalu sempat dirawat di RSJ Ghrasia selama beberapa hari yang lalu.
"Memang benar ada pembunuhan. Cuma sudah terkondisikan karena pelaku gangguan jiwa,"terangnya.
Baca Juga:Kasus Aktif Covid-19 di Bantul Diklaim Terus Menurun, Tinggal 680 Orang
Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Ngadi ketika dikonfirmasi belum memberikan keterangan resmi. Hanya saja, Ngadi mengirimkan suara jika dirinya tengah berada di sebuah kegiatan gelar perkara.
Kontributor : Julianto