SuaraJogja.id - Aksi penipuan dengan modus memalsukan bukti transfer kepada korban viral di media sosial. Pelaku menyasar ke yayasan pondok yatim piatu dan meminta untuk membagi jumlah uang tersebut ke pondok pesantren yang lain.
Penipuan itu nyaris dialami salah seorang ustazah yang mengampu salah satu yayasan yatim yang diketahui berada di Indramayu, Jawa Barat.
Melalui akun twitter miliknya @elL_yaSiieN, perempuan tersebut mengawali cerita dengan membagikan tangkapan layar percakapan dengan si pelaku. Dibeberkan olehnya bahwa pelaku mengatasnamakan dirinya dari staf Bappeda bernama Rizal. Pelaku mengaku sudah mentransfer dengan bukti senilai Rp16 juta.
![Tangkapan layar bukti transfer diduga palsu yang sudah dikirim ke yayasan yatim [@elL_yaSiieN]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/09/23/68350-modus-penipuan-ke-yayasan-dan-ponpes-2.jpg)
“Astagfirullah. Masih ada aja orang yang mau nipu ke yayasan, mudah-mudahan tidak ada yg menjadi korban. Saya mengurus yayasan, memberi makan anak-anak ibarat kata, kepala dibikin kaki, kaki dibikin kepala, saking subhanallah penuh perjuangan. ini malah mau nipu?? dimana nurani kalian,” tulisnya.
Baca Juga:Kasus Penipuan Arisan Online di Solo, Polisi Kembali Periksa Dua Saksi
Uang sebanyak itu diamanatkan tidak hanya untuk yayasan miliknya, tetapi juga ke yayasan bernama Al Ikhlas yang diampu oleh ustaz Arya Pengestu.
Namun saat ustazah itu mengecek ke rekening pribadinya dengan mendatangi ATM terdekat, uang tersebut tidak ada. Kecurigaan mulai muncul, tapi dirinya berusaha untuk berprasangka baik.
"Karena diamanahi untuk transfer ke ustaz arya (katanya terdesak santrinya yg sedang sakit) saya suruh adek saya ke ATM untuk tranfers kan langsung, ketika di cek ternyata tidak ada dana masuk, disitu saya mulai curiga, tapi saya berusaha husnudzon untuk suruh adek saya ke bank lain, mungkin sedang eror,” tandasnya.
Menjawab kecurigaannya, ia mengecek ke rekening lain yang sudah diserahkan kepada pelaku untuk mentransfer. Namun tetap saja tidak ada tambahan uang yang masuk.
Dalam kondisi tersebut, ustaz Arya Pangestu langsung menghubungi perempuan tersebut. Mengaku sudah dihubungi oleh pelaku bernama Rizal, pihaknya meminta segera mentransfer uang senilai Rp6 juta.
Baca Juga:4 Cara Cek IMEI HP, Cegah Penipuan Beli Ponsel Bekas
“Ini saya save ust Arya (penipu kedua yang sekongkol) yang akan terima transferan Rp6 juta,”
- 1
- 2