Selain itu, 1 anak dari tetangga Guru TK tersebut juga positif. Di mana anak tersebut merupakan pelajar kelas 5 di SD N 1 Panggang. Dan ternyata dia sudah mengikuti ujicoba PTM yang diselenggarakan pihak sekolah sejak tanggal 13 September 2021 lalum
"Ya karena sudah ada pembelajaran di sekolah otomatis teman sekelasnya sekitar 25 pelajar dan 1 guru ikut ditracing,"ungkapnya.
Winarno mengatakan tes juga dilakukan pada 25 pelajar dan 1 guru kelas 6 karena pelaksanaan PTM-nya dilakukan bersamaan. Hasilnya, sejauh ini sudah 4 pelajar yang dinyatakan positif COVID-19. Ia berharap jumlah tersebut tidak bertambah mengingat saat ini pihaknya masih menunggu hasil PCR dari pelajar kelas 6 yang baru diambil Selasa (21/9/2021) kemarin.
Sementara itu, pelacakan (tracing) kontak kasus terus dilakukan oleh petugas Puskesmas setempat. Adapun kasus ini sudah dilaporkan ke Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul.
Baca Juga:Harga Pakan Melambung, Peternak Gunungkidul Dapat Bantuan 85 Ton Jagung dari Jokowi
"PTM baru akan kembali kami buka setelah tidak ada lagi yang positif," kata Winarno.
Mengetahui hal tersebut, Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Daerah DIY, Brigjend Pol. Dr. Andry Wibowo meminta jika hal tersebut terjadi di sekolah maka proses 3 T (Tracing, harus dilakukan. Selain itu secara temporary pihak sekolah bisa mengembalikan terlebih dahulu pembelajaran secara daring.
"Sementara kembali ke pembelajaran daring dulu,"tuturnya.
Kemudian harus ada mitigasi seberapa jauh penularan yang terjadi. Dan ketika semua itu sudah selesai, di sekolah tersebut harus dilakukan dekontaminasi dan sterilisasi semua ruangan baru nanti para siswa bisa diperkenankan masuk lagi jika kasus sudah selesai.
Kontributor : Julianto
Baca Juga:5 Wisata Baru di Gunungkidul 2021, Suguhkan View Menyegarkan untuk Liburan Akhir Pekan