facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Viral Seorang Nenek Hidup Kekurangan Bersama Dua Cucu, Ternyata Begini Faktanya

Galih Priatmojo Rabu, 29 September 2021 | 16:30 WIB

Viral Seorang Nenek Hidup Kekurangan Bersama Dua Cucu, Ternyata Begini Faktanya
Viral seorang nenek dikabarkan hidup memprihatinkan bersama kedua cucunya. [Kontributor / Julianto]

Sebelumnya viral seorang nenek hidup sebatang kara bersama dua cucunya

"Jadi pas ada pemberian bantuan itu, Jujur tidak di rumah,"tambahnya.

Suyanto menambahkan, dua anak kecil yang tinggal bersama tersebut adalah anak dari puteri pertama Mbah Tumiyem yang bernama Waldiyanti. 3 bulan lalu, Waldiyanti sendiri pergi tanpa pamit sembari membawa anak ketiganya yang masih balita untuk menyusul suaminya di Pulau Batam.

Suami Waldiyanti sendiri berada di Batam karena memang asli Batam. Waldiyanti menikah dua kali di mana suami pertama sudah cerai. Namun untuk pernikahan kedua dengan lelaki asal Batam tersebut, Suyanto mengaku tidak mengetahui kepastian hukumnya.

"Saya pernah meminta buku nikahnya untuk mengurus akte anaknya. Tetapi tidak pernah diberi, sehingga proses mendapatkan aktenyapun cukup lama,"tambahnya.

Baca Juga: Mulai Terlena, Sejumlah Warga Gunungkidul Abaikan Prokes Saat Gelar Hajatan

Mereka tinggal di rumah berukuran  8x12 meter di mana bagian depan sudah permanen karena terbuat dari batu bata. Hanya di bagian belakang memang memprihatinkan karena banyak yang lapuk. Jika tidak segera diperbaiki dikhawatirkan akan ambruk.

Keluarga ini sebetulnya sudah masuk dalam daftar penerima bantuan Rumah Tapak Layak Huni (RTLH) tahun 2020 yang lalu namun ditolak karena keluarga ini mengaku tidak memiliki dana ketika harus menomboki kekurangannya. Sehingga akhirnya bantuan tersebut urung dialokasikan.

"Beliau juga dapat bantuan PKH dan sembako. Pokoknya kalau program sosial kami prioritaskan,"terangnya.

Lurah Giriwungu, Tulus menandaskan pemerintah tidak pernah menelantarkan keluarga Tumiyem tersebut. Karena berbagai bantuan telah diberikan dan bahkan pernah mendapat program WC selain juga sembako.

"Kalau Mbah Tumiyem seperti itu karena 'polah' (perilaku) anaknya. Tanahnya banyak dijual,"ujar dia.

Baca Juga: Nekat Menuju Obyek Wisata Gunungkidul, 200 Kendaraan Wisatawan Dipaksa Putar Balik

Tumiyem sendiri mengaku tidak diterlantarkan oleh warga. Bahkan anak lelakinya mati-matian memperjuangkan hidup dia dan anak cucunya. Meski bukan anaknya sendiri, namun Jujur tak segan memberikan uang jajan kepada anak dari kakaknya tersebut.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait