alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tren COVID-19 Melandai, Pemda DIY Pertanyakan PPKM Tak Turun Level

Galih Priatmojo Selasa, 05 Oktober 2021 | 16:36 WIB

Tren COVID-19 Melandai, Pemda DIY Pertanyakan PPKM Tak Turun Level
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Tren kasus COVID-19 di DIY sudah semakin terkendali.

SuaraJogja.id - DIY nampaknya masih bersabar untuk bisa turun level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari Level 3 ke Level 2. Dalam perpanjangan PPKM selama dua pekan kedepan, DIY masih harus menerapkan PPKM level 3 meski sejumlah daerah aglomerasi mulai turun level.

Padahal indikator penurunan level PPKM sebenarnya sudah terjadi. Tren kasus COVID-19 di DIY sudah semakin terkendali

"Nanti kalau sudah rapat dengan pak luhut (Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan-red) mau saya tanyakan kenapa kita tidak turun level [ppkm]," ujar Sekda DIY, Baskara Aji di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Selasa (05/10/2021).

Menurut Aji, positivity rate harian per 5 Oktober 2021 sudah turun menjadi 0,64 persen. Angka ini jauh dibawah standar Badan Kesehatan Dunia WHO sebesar 5 persen.

Baca Juga: Soal Wacana DIY Buka Destinasi Wisata, Pemkot Jogja masih Tunggu Kepastian Kemenparekraf

Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukan pun sudah semakin rendah. Untuk tempat tidur non kritikal sebesar 16,90 persen, sedangkan untuk kritikal sebesar 25,76 persen.

Angka kematian atau case fatality rate DIY pun tinggal sebesar 3,36 persen. Kasus meninggal harian dibawah angka 10 orang per hari.

Kasus terkonfirmasi positif DIY sudah dibawah 100 kasus per hari. Capaian vaksinasi pun sudah diatas rata-rata 70 persen, termasuk untuk lansia dan pelajar di seluruh kabupaten/kota. Namun Kemenkes menilai DIY masih harus menerapkan PPKM Level 3 karena tidak memenuhi semua indikator dari Kemenkes.

"Nanti kita tanyakan kenapa[ tidak turun level ppkm]. Apakah ada kaitannya dengan jumlah tracing [kasus positif covid-19]. Tracing kita belum baca, tapi tracing kita kan harus realistis. Nek [(kalau-red) nggak ketemu [kontak erat pasien positif covid-19] siapa siapa ya kenapa harus ditracing," tandasnya.

Aji menambahkan, dalam perpanjangan PPKM kali ini tidak banyak perubahan aturan di DIY. Pembelajaran Tatap Muka (PTM) boleh dilaksanakan secara terbatas mulai dari tingkat pendidikan dasar hingga perguruan tinggi.

Baca Juga: Dinsos DIY Tutup 35 Selter dan Tempat Isoter, Hanya Tersisa 1 yang Masih Aktif

Sedangkan di sektor pariwisata, belum ada tambahan destinasi wisata yang boleh diujicoba beroperasi. Hingga saat ini ujicoba masih dilakukan di tujuh destinasi wisata seperti Taman Wisata Merapi Park, Breksi dan Candi Ratu Boko di Sleman. Selain itu tiga destinasi lain di Bantul seperti Seribu Batu, Pinus Pengger dan Hutan Mangunan. Satu destinasi lain yakni GL Zoo di Kota Yogyakarta.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait