alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Aset Budaya, 1.000 Pelaku Seni di Bantul Sudah Divaksin Sampai Dosis Kedua

Eleonora PEW Selasa, 05 Oktober 2021 | 18:20 WIB

Aset Budaya, 1.000 Pelaku Seni di Bantul Sudah Divaksin Sampai Dosis Kedua
[ILUSTRASI] Vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada warga di Vihara Avalokitesvara, Mangga Besar, Jakarta, Minggu (29/8/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Dengan telah divaksin lengkap, harapannya para pelaku seni dan budaya terhindar dari penularan COVID-19 dan tetap bisa berkarya.

SuaraJogja.id - Vaksinasi Covid-19 telah diikuti secara tuntas oleh 1.000 pelaku seni dan budaya serta keluarganya di Kabupaten Bantul, DIY.

Mereka telah mendapatkan vaksin Covid-19 dosis pertama dan kedua dalam program yang diadakan Dinas Kebudayaan DIY.

Kepala Dinas Kebudayaan Bantul Nugroho Eko Setyanto mengatakan, vaksinasi dengan sasaran 1.000 pelaku seni dan budaya Bantul ini merupakan vaksinasi lanjutan kerja sama Dinas Kebudayaan DIY dengan Bantul.

"Kita berharap dengan vaksinasi ini akan melindungi teman-teman kita pelaku seni di Bantul, karena pelaku seni ini merupakan aset budaya yang nantinya akan bersama-sama dengan kita untuk memajukan kebudayaan di Kabupaten Bantul," kata dia dalam siaran pers Pemkab Bantul pada kegiatan Vaksin Gencar COVID-19 Ambyar di Pasar Seni Gabusan Bantul, Selasa (5/10/2021).

Baca Juga: Koalisi Ini Minta Program Vaksinasi Booster untuk Guru Oleh Pemkot Bekasi Harus Dibatalkan

Dia mengatakan, dengan telah divaksin lengkap, harapannya para pelaku seni dan budaya terhindar dari penularan COVID-19 dan tetap bisa berkarya dan menggeliatkan kembali kesenian dan kebudayaan walaupun di tengah pandemi.

"Nantinya bila pelonggaran-pelonggaran PPKM dilaksanakan, tentunya pelaku seni dan budaya dapat kembali beraktivitas secara luring dengan aman dan nyaman, yang tentunya tetap tidak meninggalkan protokol kesehatan," katanya.

Dia menyebut pelaku seni dan budaya yang menjadi sasaran vaksinasi tersebut, antara lain anggota kelompok kesenian ketoprak, karawitan, serta anggota Persatuan Pedalangan Indonesia, yang berkarya dan tinggal di Bantul.

Berdasarkan data Satgas Penanggulangan COVID-19 Bantul, total kasus konfirmasi positif di Bantul secara komulatif hingga data terakhir Senin (4/10) sebanyak 56.720 orang, dengan telah dinyatakan sembuh sebanyak 54.929 orang.

Kasus konfirmasi COVID-19 yang meninggal totalnya berjumlah 1.558 orang, sehingga kasus aktif atau pasien masih terinfeksi yang menjalani karantina dan isolasi di wilayah Bantul masih 233 orang. [ANTARA]

Baca Juga: Viral Kakek-Nenek Wonogiri Jalan Kaki demi Vaksin, Ternyata Ini Lho Alasan Sesungguhnya

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait