Dapat Bantuan Ratusan Sembako, Tukang Becak Malioboro Berharap Pariwisata Segera Pulih

tukang becak di kawasan Malioboro dapat bantuan sembako

Galih Priatmojo
Sabtu, 09 Oktober 2021 | 16:38 WIB
Dapat Bantuan Ratusan Sembako, Tukang Becak Malioboro Berharap Pariwisata Segera Pulih
Suasana di kawasan wisata belanja Malioboro, Daerah Istimewah Yogyakarta, Kamis (30/9). [Suara.com/ Hilal Rauda Fiqry]

SuaraJogja.id - Salah seorang tukang becak, Ngadiono yang mangkal di Pasar Beringharjo merasa bersyukur. Di tengah pandemi COVID-19 ini, banyak pihak yang memperhatikan nasib mereka.

Tak hanya Presiden Joko Widodo yang membagikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada pedagang kaki lima (PKL) dan tukang becak pada Sabtu (09/10/2021), kali ini ratusan tukang becak mendapatkan bantuan ratusan sembako dan makanan dari relawan Ganjar Pranowo atau yang biasa disebut Sahabat Ganjar.

"Saya senang, siang ini saya dan teman-teman bisa dapat bantuan. Ini sangat membantu karena penghasilan kami belum pulih benar saat ppkm (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat-red) ini," ujar Ngadiono disela pembagian paket sembako dan makanan.

Di tengah keterpurukan ekonomi dan pariwisata selama pandemi COVID-19, Ngadiono berharap ada pemimpin-pemimpin yang memperhatikan nasib masyarakat kecil. Mereka diharapkan hadir dan terjun langsung melihat persoalan yang dihadapi warga agar mengetahui secara nyata di lapangan.

"Kita butuh pemimpin yang dekat dengan wong cilik," tandasnya.

Sementara Sekjen DPP Sahabat Ganjar, Aluysius Jaka disela aksi mengungkapkan, mereka sengaja membagikan lebih dari 500 nasi kotak ke pengemudi becak dan fakir miskin di sekitar Malioboro. Bantuan ini merupakan yang kesekian kalinya bagi warga terdampak pandemi di DIY.

"Kita juga melakukan program serupa di kota lain," jelasnya.

Bantuan tersebut diharapkan membantu perekonomian para tukang becak di DIY. Sebab selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), pariwisata di DIY terpuruk dan berdampak pada kehidupan tukang becak dan PKL di Malioboro.

Karenanya seiring tren kasus COVID-19 yang turun di DIY, diharapkan pariwisata di propinsi ini bisa pulih. Apalagi dalam waktu dekat, DIY bisa segera turun level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari level 3 menjadi level 2.

Dibukanya sektor pariwisata saat PPKM Level 2 tentu akan berdampak positif pada angka kunjungan wisatawan ke DIY. Kehidupan tukang becak sebagai salah satu ikon wisata DIY serta pelaku usaha kecil dan mikro (UMKM) pun akan semakin membaik laiknya sebelum PPKM.

"Bantuan dalam bentuk apapun kepada warga yang terdampak pandemi dapat membangkitkan semangat, baik pelaku UMKM maupun masyarakat yang lainnya, apalagi pandemi ini tidak tahu kapan akan berakhir," ujarnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak