Pengawasan itu dilakukan mulai dari Dinas Pendidikan hingga sejumlah pemangku kepentingan di masing-masing wilayah. Tujuan agar protokol kesehatan dilaksanakan dengan tertib dan disiplin di setiap sekolah.
"Rencananya juga akan dilaksanakan swab sampling. Agar kita tahu ada kasus atau tidak. Harapannya tidak ada kasus ya, dan PTM tidak ada yang ditutup," tandasnya.
Diketahui bahwa PTM serentak di Kabupaten Sleman sudah dimulai sejak minggu lalu. Sejauh ini kegiatan PTM di Sleman telah digelar pada sebanyak 119 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan sampling 5 Sekolah Dasar (SD) di masing-masing kapanewon.
Baca Juga:Menilik Pelaksanaan PTM Terbatas di Sekolah, Apakah Sudah Aman?