Gempa Magnitudo 4.8 Guncang Bali, 60 Rumah Rata dengan Tanah

Bupati dan Wakil Bupati Karangasem meninjau lokasi gempa dan melakukan pendataan kerusakan

Galih Priatmojo
Minggu, 17 Oktober 2021 | 13:31 WIB
Gempa Magnitudo 4.8 Guncang Bali, 60 Rumah Rata dengan Tanah
Prajurit TNI berjalan di sekitar bukit yang longsor akibat gempa di kawasan Kintamani, Bangli, Bali, Sabtu (16/10/2021). [ANTARA FOTO/Fikri Yusuf]

SuaraJogja.id - Gempa bermagnitudo 4.8 mengguncang Bali Sabtu (16/10/2021). Gempa diketahui berpusat di Kabupaten Karangasempada.

Gempa itu diketahui telah membuat ratusan rumah milik warga di Desa Pempatan (Kecamatan Rendang) dan Desa Ban (Kecamatan Kubu) rusak parah dan bahkan ada yang roboh rata dengan tanah.

Bersama dinas terkait yakni BPBD dan Dinas Sosial, Bupati-Wabup Karangasem langsung turun ke Dusun Temakung dan Jati Tuhu, guna melakukan pemetaan kebutuhan, sekaligus meninjau kerusakan rumah warga yang diakibatkan oleh gempa. Dari dua desa itu, kerusakan terparah terjadi di Desa Ban, yakni di Banjar Bunga, Banjar Cegi, Banjar Temakung dan Banjar Jatituhu.

"Kami atas nama pemerintah menyampaikan duka cita mendalam terhadap satu orang warga yang meninggal akibat gempa ini. Semoga keluarga yan ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan," kata Bupati Gede Dana dalam peninjauan lokasi bencana, Sabtu kemarin, seperti dikutip dari Antara.

Baca Juga:Update, Ini Daftar Nama Korban Gempa Bali Hari Ini di Karangasem Dan Bangli

Menyikapi kejadian bencana gempa bumi tersebut, Bupati Karangasem, I Gede Dana, memerintahkan Kadis Sosial dan BPBD Karangasem, untuk membangun tenda pengungsian dan memberikan batuan terpal untuk tenda tempat tinggal sementara.

"Kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa cukup parah, bahkan ada banyak rumah yang roboh. Saya sudah perintahkan BPBD dan Dinas Sosial untuk segera melakukan penanganan pasca bencana," tegas Gede Dana.

Untuk penanganan korban luka-luka, pihaknya telah mengerahkan tim medis langsung ke lokasi beserta mobil ambulans.

Sementara itu, Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Artha Dipa, mengunjungi warga terdampak gempa di Banjar Dinas Kubakal dan Alas Ngandang, Desa Pempatan, Rendang.

Berdasarkan data yang dicatat oleh Kawil Jatituhu, I Nyoman Sumera, menyebutkan total jumlah bangunan yang mengalami kerusakan berat, sedang hingga ringan berjumlah 90 unit, dari jumlah tersebut sebanyak 60 rumah diantaranya roboh rata dengan tanah.

Baca Juga:Update Gempa Bali, Bocah 3 Tahun di Karangasem Tewas, 70 Rumah Hancur

"Tapi hampir seluruh rumah yang mengalami kerusakan baik sedang ringan maupun berat tidak bisa ditempati. Karena tanahnya bergerak dan ada temboknya miring dan nyaris ambruk," katanya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak