Energi kimia dihasilkan saat penyerapan reaksi kimia selama penguraian dan pembentukan senyawa. Zat karbohidrat, lemak, dan protein diolah menjadi asam lemak, gula, asam amino, dan gliserol.
Hasil penguraian akan dikemas dalam bentuk ATP, untuk menyimpan energi sebelum digunakan. Energi kimia dikemas dalam bentuk baterai, aki kendaraan, bensin, batu bara, minyak tanah, dan lainnya.
7. Energi panas
Energi yang dihasilkan dari panas suatu benda, dikenal juga dengan kalor. Energi ini banyak ditemukan dalam sehari-hari misalnya matahari. Meskipun energi ini panas masih bisa digunakan misal mengeringkan baju.
Baca Juga:Inggris Minat Investasi Hijau, Erick Thohir Minta BUMN-BUMN Tranformasi Energi Bersih
8. Energi angin
Energi yang dihasilkan alam ini mulai digunakan sejak 3.500 sebelum masehi. Energi ini digunakan untuk berlayar para nelayan mencari ikan. Setalah 700 masehi mulai dikembangkan menjadi kincir angin, dan semakin maju hingga sekarang digunakan sebagai pebangkit listrik.
Energi tersebut bisa diubah, perubahan ini disebut konversi energi. Berikut contoh perubahan energi dalam kehidupan sehari-hari.
1. Fotosintesis
Fotosisntesis merupakan perubahan cahaya terhadap tanaman menjadi energi kimia. Dengan bantuan air dan cahaya matahari tentunya. Menyuburkan tanaman dan menyediakan makanan bagi makhluk hidup lainnya.
Baca Juga:PLN Jalin Kerja Sama Bank Pembangunan Asia Demi Penuhi Target Energi Bersih
2. Kendaraan bermotor