"Nanti ada pembagian vitamin ke warga-warga. Itu untuk penambahan imunitas. Bulan ini (November) kita cek obat apa saja yang dibutuhkan, tapi tidak banyak obatnya, sekitar 2-3 cukup," terang dia.
Haryadi juga mengingatkan bahwa kondisi libur Natal dan tahun baru harus diwaspadai. Berkaca pada tahun 2020, peningkatan kasus terjadi di akhir tahun.
"Ini menjadi perhatian seluruh elemen masyarakat dan instansi pemerintah. Di tahun 2020 ini sudah negatif dan tahun baru 2021 jangan sampai malah terpapar Covid-19," ujar dia.
Berdasarkan data penyebaran kasus Covid-19 di laman corona.jogjakota.go.id pada Senin (8/11/2021), kasus baru di Kota Jogja tercatat 1 orang. Kasus tersebut terjadi di Kemantren Pakualaman.
Baca Juga:Klaster Takziah di Sedayu Meluas, Kasus COVID-19 DIY Tertinggi Nasional
Dengan demikian total kasus Covid-19 di Kota Jogja hingga Senin kemarin sebanyak 21.754 orang. Angka pasien sembuh sebanyak 10 orang dan angka kematian tercatat 1 orang.