Libur Natal Target Okupansi Hotel Meleset, PHRI DIY: Kita Belum Baik-baik Saja

okupansi hotel pada libur Natal tahun ini meleset dari target.

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Selasa, 28 Desember 2021 | 13:13 WIB
Libur Natal Target Okupansi Hotel Meleset, PHRI DIY: Kita Belum Baik-baik Saja
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DPD DIY Deddy Pranowo Eryono - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

SuaraJogja.id - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY menyatakan okupansi hotel pada libur Natal tahun ini meleset dari target. Dari target okupansi sebesar 80 persen kenyataannya hanya bisa mencapai rata-rata okupansi 60 persen saja.

Ketua PHRI DIY Deddy Pranowo Eryono mengungkapkan bahwa kondisi tersebut masih menempatkan hotel dan restoran di Indonesia belum dalam kondisi baik. Sebab masih ada beban operasional dan hutang yang harus dipenuhi.

"Ya kalau dibilang cukupnya bisa aja cukup tapi kan kita masih beban hutang kita kan banyak. Kalau bicara operasional untuk sesaat saja cukup tapi kalau kita lalu mengakumulasikan dengan 1 tahun 7 bulan yang kita berdarah-darah itu nggak cukup, kita belum baik-baik saja," kata Deddy saat dihubungi awak media, Senin (27/12/2021).

Deddy memang tidak bisa memastikan biaya operasional yang dikeluarkan oleh masing-masing hotel dan restoran. Pasalnya setiap tempat mematok tarif yang berbeda-beda.

Baca Juga:Pagi Cerah, Sebagian Wilayah DIY Berpotensi Hujan pada Siang hingga Sore Hari

Belum lagi ditambah dengan hotel atau restoran berbintang. Dengan jumlah kamar hingga karyawan yang juga tidak bisa disamakan.

"Kalau dicari rata-rata berapa operasional, setiap hotel dan restoran itu berbeda operasionalnya, jumlah karyawan berbeda, jumlah kamar. Mungkin kisaran Rp50-100 juta, ya sekitar itu," terangnya.

Ia menegaskan dalam okupansi 60 persen tadi nilai transaksi dalam hal ini nilai rupiah juga tidak bisa ditentukan begitu saja. Namun yang pasti target okupansi 80 persen sejauh ini masih meleset.

"Kalau target kita kan 80 persen. Tapi kan ternyata meleset semua, tidak sesuai dengan harapan," ucapnya.

Hal itu, kata Deddy disebabkan oleh dua hal. Pertama terkait dengan isu yang berkembang bahwa akan adanya penyekatan di sejumlah pintu masuk di DIY.

Baca Juga:226.622 Kendaraan Sudah Masuk Wilayah DIY sejak Libur Natal, Didominasi Sepeda Motor

"Kedua berita terkait dengan varian Omicron menjadikan orang takut berpergian itu alasan pengunjung untuk menunda dulu. Jadi memang libur natal enggak ada pengaruh, justru harapan kita 80 persen malah hanya 60 persen kok. Liburan natal itu. Karena ketakutan berita dan juga isu DIY ada penyekatan," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak