Akhir Tahun Bermunculan Klitih di Jogja, Wali Kota Minta Orang Tua Terlibat Penanganan

Ia mengatakan, lingkungan sekolah ikut mempengaruhi bagaimana remaja beraktivitas.

Eleonora PEW | Muhammad Ilham Baktora
Kamis, 30 Desember 2021 | 14:58 WIB
Akhir Tahun Bermunculan Klitih di Jogja, Wali Kota Minta Orang Tua Terlibat Penanganan
ilustrasi pengendara motor

SuaraJogja.id - Munculnya sejumlah kasus klitih yang kembali terjadi di DI Yogyakarta menjadi perhatian sejumlah jajaran pemerintahan, Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti mengatakan harus ada penanganan secara komprehensif.

"Klitih itu penanganan harus komprehensif. Jadi dari hulu dan hilir itu harus bersinergi. Termasuk juga yang cukup penting ada peran orang terdekat salah satunya orang tua," kata Haryadi kepada wartawan, Kamis (30/12/2021).

Ia mengatakan, lingkungan sekolah ikut mempengaruhi bagaimana remaja beraktivitas ke depan. Pasalnya aksi kekerasan jalanan atau klitih ini menurut Haryadi ada unsur heroisme dan eksistensi.

"Dengan bisa melukai ini mereka anggap heroisme, ini menjadi salah. Maka dari itu sektor pendidikan ikut berperan untuk mendidik dan memberi pemahaman nilai-nilai kesantunan," terang dia.

Baca Juga:Pelaku Klitih di Jakal Buat Celurit Sendiri, Wapres Respons Rencana Iwan Bule ke Singapura

Haryadi mengatakan setelah ada pendekatan dan peran orang tua, pencegahan dan penanganan harus dilakukan aparat kepolisian. Seharusnya ada sanksi tegas yang diberikan agar pelaku lain urung melakukan kejahatan jalanan.

"Ya di sektor hilir, harus (aparat) lebih tegas. Ini yang terganggu kondusifitas wilayah pada kasus klitih, baik di RT, RW dan jalan-jalan. Jangan capek dengan klitih, harus kira perangi," terang dia.

Pihaknya menekankan penanganan atau sanksi dari polisi harus lebih tegas. Pasalnya jika pelaku klitih ditangkap warga akan lebih parah.

"Lebih baik disanksi tegas daripada pengadilan jalanan, itu lebih berbahaya. Kalau sampai kepegang (warga) njenengan tidak bisa membayangkan apa yang terjadi," jelas Haryadi.

Munculnya aksi klitih harus dipahami oleh para pemuda agar tidak memancing dengan sengaja keluar rumah saat situasi akhir tahun ini.

Baca Juga:Upaya Polda DIY Cegah Klitih, Sosialisasi Dealer Motor hingga Maksimalkan Penerangan Jalan

"Tidak perlu memancing keluar malam hari dengan tujuan tidak jelas. Cukup di rumah saja. Pemerintah imbauannya kan cukup di rumah saja," ujar dia.

Ia juga berharap agar persoalan ini menjadi perhatian semua warga. Klitih harus ditangani namun dengan cara-cara yang sesuai hukum.

"Harusnya kita berupaya membuat Jogja aman dari klitih, walaupun ini juga menjadi tantangan. Tapi harus disuarakan bahwa Jogja aman, masyarakat anti klitih, ya kita lawan bersama dengan cara yang benar," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak