facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bupati Bantul Pantau Jalannya Tahun Baru: Semua Lancar Berkat Ganjil Genap

Galih Priatmojo | Rahmat jiwandono Sabtu, 01 Januari 2022 | 00:25 WIB

Bupati Bantul Pantau Jalannya Tahun Baru: Semua Lancar Berkat Ganjil Genap
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih (tengah) bertanya kepada wisatawan di TPR yang hendak menuju Pantai Parangtritis, Jumat (31/12/2021) malam. (SuaraJogja.id/Rahmat Jiwandono)

Menurut Halim, sejauh ini aktivitas menjelang tahun baru di Bumi Projotamansari berlangsung lancar

SuaraJogja.id -  Bupati Bantul Abdul Halim Muslih melakukan pemantauan jelang malam pergantian tahun. Ia didampingi Kapolres Bantul AKBP Ihsan, Dandim 0729/Bantul Letkol Inf Agus Indra Gunawan, Kepala Satpol PP Bantul Yulius Suharta, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kwintarto Heru Prabowo, dan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul Agus Riyanta. 

Rombongan berhenti di tiga titik yakni simpang empat Manding, simpang empat Ngangkruk, dan pos tempat pemungutan retribusi (TPR) Parangtritis. 

Menurut Halim, sejauh ini aktivitas menjelang tahun baru di Bumi Projotamansari berlangsung lancar. Pasalnya, kebijakan pemberlakuan ganjil genap di tempat wisata. 

"Kebijakan ganjil genap di tempat wisata bisa memecah kerumunan yang dikhawatirkan bisa menyebarkan varian omicron. Mudah-mudahan ini tidak terjadi apa-apa," kata Halim di sela-sela peninjauan, Jumat (31/12/2021) malam. 

Baca Juga: BNN Bantul Rehabilitasi 37 Pengguna Narkoba, Bertambah 10 Orang Dibanding 2020 Lalu

Dia berharap malam pergantian tahun baru berjalan aman dan lancar. Tak ketinggalan ia berpesan kepada warga Bantul agar berbahagia dan optimistis memasuki tahun 2022. 

"Kami mengucapkan selamat tahun baru 2022 untuk warga Bantul mudah-mudahan tahun depan ekonomi semakin membaik dan masyarakat semakin sejahtera," terangnya. 

Kepala Dispar Bantul Kwintarto menyampaikan, tempat wisata dibuka namun dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Sehingga seluruh elemen masyarakat diminta patuh prokes.  

"Semua pihak harus mematuhi prokes baik kami petugas, wisatawan, ataupun pelaku wisata," ujar dia. 

Menyoal adanya penambahan retribusi dengan dibukanya objek wisata, ia membenarkan. Namun demikian, sekarang lebih baik dibanding pergantian tahun 2020 ke 2021. 

Baca Juga: Pernyataannya Soal Yogya Tidak Aman Ramai Disorot, Ini Penjelasan Kapolres Bantul

"Tentu ada pemasukan retribusi karena tempat wisata diizinkan beroperasi," katanya. 

Kepala Dishub Aris menambahkan, lampu penerangan jalan seperti di Lapangan Paseban serta Gabusan akan dipadamkan sampai besok pagi. Tujuannya agar mencegah timbulnya kerumunan. 


"Kalau enggak ada penerangan orang-orang enggan untuk berkumpul," paparnya. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait