Kondisi itu mulai bergerak dalam setahun belakangan. Kemudian pada tahun ini target PAD tersebut diharapkan dapat terpenuhi.
"Terus 2021 mulai bergerak. Nah 2022 ini dengan perangkaan optimis tadi. Ya sepanjang kalau nggak ada penyekatan karena Covid-19," tegasnya.
Terkait dengan upaya-upaya khusus dalam rangka pencapaian target PAD tersebut, Haris menjelaskan pihaknya akan melakukan sejumlah optimalisasi pemungutan pajak. Termasuk juga pemasangan tapping box untuk pengawasan transaksi.
"Kemudian pemantauan, pemeriksaan, untuk objek-objek baru pendaftaran segera bisa dijaring sebagai wajib pajak. Karena kan memang banyak yang buka tutup, terutama restoran sejak pandemi ini. Restoran itu kemarin berapa ratus yang menyatakan tutup sementara, kemudian ada yang titup permanen. Tapi yang muncul itu juga banyak. Nah itu yang muncul itu harus segera kita data menjadi wajib pajak," pungkasnya.
Baca Juga:Antisipasi Parkir Nuthuk, Dishub Sleman Kumpulkan Data Jukir dan Pengelola Parkir