Kasus Covid-19 di Jogja Mengalami Peningkatan, Belum Ditemukan Adanya Varian Omicron

Ciri-ciri sebaran Omicron ialah ketika ada sebaran kontak erat dalam jumlah banyak.

Galih Priatmojo | Rahmat jiwandono
Rabu, 26 Januari 2022 | 20:22 WIB
Kasus Covid-19 di Jogja Mengalami Peningkatan, Belum Ditemukan Adanya Varian Omicron
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

SuaraJogja.id - Kasus Covid-19 di Jogja mengalami peningkatan dalam sepekan terakhir. Itu berdasarkan temuan hasil skrining yang masif dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja selama ini. Kendati terjadi peningkatan tetapi sampai saat ini belum ada indikasi varian Omicron.

"Kalau dilihat grafik dalam sepekan memang bergeraknya naik. Karena memang sekarang tingkat mobilitas di Jogja sudah begitu tinggi," aku Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja Heroe Poerwadi, Rabu (26/1/2022).

Dikatakannya, pada pekan lalu kasus aktif di Kota Jogja tercatat ada tujuh kasus dan selalu bertahan di bawah 10 kasus. Sementara, dalam sepekan terakhir ini hampir setiap hari ditemukan kasus baru hingga akumulasi kasus aktif tercatat sebanyak 32 kasus.

Meskipun demikian, menurut Heroe, angka tersebut masih tergolong terkendali. Dan tidak ditemukan penyebaran virus corona yang meluas.

Baca Juga:Vaksinasi Lansia Bertambah 2 Ribu, Dinkes Jogja Belum Terima Laporan KIPI Efek dari Vaksin Pfizer

"Paling banyak kenaikan ditemukan dari skrining rumah sakit, karena pasien yang akan tindakan medis kan harus dites dulu ternyata hasilnya positif," katanya.

Di sisi lain, terdapat pula wisatawan yang hendak melanjutkan perjalanan kemudian melakukan skrining ternyata hasilnya positif Covid-19. Seluruh temuan kasus positif itu pun dilakukan tracing kontak erat, tetapi tidak ditemukan sebaran.

"Kemudian memang ada juga dari skrining pembelajaran sekolah, jadi semuanya dari skrining kasus paling banyak. Kasus-kasus baru dari luar itu nggak banyak," ungkapnya.

Ia juga menyebutkan bahwa sejauh ini belum menemukan indikasi kasus yang dicurigai sebagai varian Omicron. Ciri-ciri sebaran Omicron ialah ketika ada sebaran kontak erat dalam jumlah banyak. Sekalipun belum memperoleh hasil metode Whole Genome Sequencing (WGS) pemeriksaan untuk mendeteksi varian Omicron.

"Jadi di Jogja sampai saat ini kami belum menemukan pola sebaran cepat sebagaimana ciri-ciri Omicron. Tracing kontak erat hasilnya juga negatif," katanya.

Baca Juga:Antisipasi Klitih di Jogja, Kapolsek Umbulharjo Minta Orang Tua Tak Tak Izinkan Anak Keluar Malam

Namun, jawatannya tetap berupaya tatkala terjadi sebaran yang begitu cepat dan terjadi lonjakan tinggi di Kota Gudeg ini. Koordinasi dengan pihak rumah sakit terus terjalin baik untuk penyediaan 30 persen kapasitas bed khususnya pasien Covid-19.

Begitu pula shelter isolasi yang ada di Tegalrejo sewaktu-waktu dapat difungsikan. Sedangkan shelter Gemawang diistirahatkan sementara, pun siaga jika diperlukan.

"Insyaallah kami jauh lebih siap mengantisipasi jika terjadi lonjakan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Tapi harapan kami jangan sampai terjadi lonjakan," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini