Setahun Libur, Pembuat Kue Keranjang di Kota Jogja Kembali Berproduksi Jelang Imlek

"Tahun 2021 kemarin kami enggak bikin karena kan dilarang ada acara-acara."

Eleonora PEW | Rahmat jiwandono
Kamis, 27 Januari 2022 | 07:03 WIB
Setahun Libur, Pembuat Kue Keranjang di Kota Jogja Kembali Berproduksi Jelang Imlek
Sulistyowati sedang menyusun kue keranjang. - (SuaraJogja.id/Rahmat Jiwandono)

SuaraJogja.id - Perayaan Hari Raya Imlek belum lengkap tanpa adanya kue keranjang. Uniknya, kue ini hanya dibuat sekali dalam setahun.

Pembuat kue keranjang di Jalan Tukangan, Kelurahan Tegal Panggung, Kemantren Danurejan, Kota Jogja, Sulistyowati (76), menuturkan bahwa lima hari menjelang Imlek, ia menerima banyak pesanan. Yang memesan adalah agen-agen dari luar DIY.

"Pemesan kue keranjang di tempat saya yaitu agen-agen dari Magelang dan Purworejo," kata Sulistyowati, ditemui SuaraJogja.id, Rabu (26/1/2022).

Pegawai membungkus kue keranjang dalam plastik. - (SuaraJogja.id/Rahmat Jiwandono)
Pegawai membungkus kue keranjang dalam plastik. - (SuaraJogja.id/Rahmat Jiwandono)

Kini dalam satu hari ia bersama enam pegawainya dapat memproduksi sekitar 200 kilogram kue keranjang. Per kilonya dijual seharga Rp45.000.

Baca Juga:6 Fakta Imlek: Shio, Makanan Khas, Barongsai hingga Ditetapkan Menjadi Hari Libur Nasional

"Jadi dalam sehari kira-kira bisa dapat omzet Rp9 juta," ungkapnya.

Meski begitu, dia hanya memproduksi kue keranjang berdasarkan pesanan, padahal pesanan yang ia terima juga banyak, sehingga harus berkejaran dengan waktu.

"Sebentar lagi kan sudah mendekati imlek. Banyak pesanan sehingga lembur, jadi dua kali kerja dalam satu hari itu," ujarnya.

Apabila dibanding Imlek tahun lalu, sambungnya, dia sama sekali tidak memproduksi kue keranjang. Alasannya, saat itu kasus Covid-19 sedang meningkat dan tidak ada perayaan Imlek.

"Tahun 2021 kemarin kami enggak bikin karena kan dilarang ada acara-acara. Sekarang baru berproduksi lagi karena kasus Covid-19 sudah menurun," papar pemilik nama Xiao Li Chen itu.

Baca Juga:Promo Hari Raya Imlek: Ada Diskon Staycation Hingga Tiket Pesawat, Yuk Diburu!

Menurutnya, kue keranjang sama seperti ketupat ketika Hari Raya Lebaran, yang mana sudah jadi tradisi. Selain sebagai sembahyang untuk leluhurnya, kue keranjang juga dibagikan ke orang-orang.

"Sama seperti hari Lebaran, ini kan juga untuk sembahyang leluhur satu tahun sekali. Kuenya harus pakai ini," katanya.

Konsisten

Sulistyowati merupakan generasi kedua yang meneruskan usaha kue keranjang. Orang tuanya mulai merintis usaha kue keranjang sejak 1960 lalu.

"Ini meneruskan usaha milik orang tuanya sejak 1960-an," terangnya.

Selama lebih dari setengah abad, Xiao Li Chen tidak mengubah cara membuat kue keranjang. Bahan baku yang digunakan ialah tepung ketan dan gula pasir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak