Kasus Melonjak, Begini Persiapan Ruang Perawatan Covid-19 di Sleman

RS rujukan Covid-19 di Kabupaten Sleman masih bisa menjadi fasilitas kesehatan untuk merawat pasien bergejala sedang hingga berat.

Galih Priatmojo
Rabu, 02 Februari 2022 | 13:27 WIB
Kasus Melonjak, Begini Persiapan Ruang Perawatan Covid-19 di Sleman
Suasana Asrama Haji Yogyakarta yang digunakan untuk lokasi karantina mandiri yang disediakan Pemkab Sleman, Selasa (19/5/2020). [Suarajogja.id / Ilham Baktora]

SuaraJogja.id - Lonjakan kasus Covid-19 di sejumlah wilayah, salah satunya Kabupaten Sleman, mendorong Pemerintah Kabupaten Sleman menyiapkan ruang perawatan bagi pasien. 

Kepala Dinas Kesehatan Sleman Cahya Purnama meminta, agar masyarakat yang terpapar Covid-19 bergejala ringan dan tanpa gejala, untuk menjalani isolasi di isolasi terpadu (isoter). 

"Karena nanti bisa mengisolasi agar kasus tidak berkembang di wilayah. Tapi kalau ini tetap isolasi mandiri, yang kami takutkan dia bisa ke mana-mana, akan memperbanyak jumlah kasus," tuturnya, Rabu (2/2/20220. 

Selain itu, bagi pasien Covid-19 bergejala sedang dan berat, biasanya sudah ditentukan oleh faskesnya untuk menjalani perawatan di rumah sakit (RS). 

Baca Juga:Dihantam Badai Corona, Total 8 Pemain PSS Sleman Terkonfirmasi Positif Covid-19

Cahya mengatakan, kapasitas isoter saat ini masih mencukupi untuk menerima pasien Covid-19 yang ingin menjalani isolasi.

Demikian pula dengan tenaga kesehatan di isoter yang sudah ditambah. Dari yang sebelumnya dua sampai tiga orang, kini bisa mencapai empat orang dalam satu kali jadwal gilir jaga.

Selain mengoperasikan isoter Asrama  Haji dan Rusunawa MBR Gemawang, pihaknya sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak. Tujuannya, bila kembali terjadi lonjakan kasus Covid-19, maka isoter lain yang sebelumnya digunakan, bisa kembali beroperasi. Mulai dari RSA UGM, UC UGM, Rusunawa UII

Cahya menambahkan, mengingat situasi BOR rumah sakit di Kabupaten Sleman maish rendah, --sekitar 1,8%--, maka dioperasikannya kembali RS darurat Covid-19 masih belum mendesak dilakukan. 

RS rujukan Covid-19 di Kabupaten Sleman masih bisa menjadi fasilitas kesehatan untuk merawat pasien bergejala sedang hingga berat. 

Baca Juga:Mulai Hari Ini, Kegiatan PTM di Sleman Diturunkan Jadi 50 Persen

"Kalau memang nanti terjadi lonjakan lagi, ya kami harus berpikir lagi supaya tidak terjadi over capacity di masing-masing rumah sakit sehingga tidak bisa menerima pasien lagi. Mungkin kami akan siapkan lagi beberapa strategi, misalnya menyiapkan lagi rumah sakit darurat tadi," tuturnya. 

"Tapi saat ini belum perlu, karena masih tersedia. Kami menargetkan, saat ini untuk rumah sakit umum daerah (RSUD) milik pemerintah harus menyediakan 30 persen tempat tidurnya. Untuk rumah sakit umum di wilayah Kabupaten Sleman menyiapkan 20 persen dari tempat tidurnya," sambung eks Direktur Utama RSUD Sleman itu.

Direktur Utama RSUD Prambanan Wisnu Murti Yani mengungkap, pihaknya sudah menyiapkan tempat tidur bagi pasien Covid-19 menyesuaikan anjuran Dinas Kesehatan Sleman, sejak November 2021.

Hal itu dilakukan, karena rumah sakit memperkirakan lonjakan akan terjadi pada dua pekan usai masa libur Natal dan Tahun Baru.

"Setelah itu kami sudah merapatkan barisan, menambahkan SDM di beberapa bangsal Covid dan mempersiapkan pelatihan-pelatihan pemahaman cara penanganan Covid yang terbaru. Surat Edaran Menteri Kesehatan tetang penanganan Covid-19 sudah kami sosialisasikan," terangnya.

Untuk bangsal Candi Abang, yang merupakan bangsal perawatan bagi pasien Covid-19, sudah disediakan enam tempat tidur yang disertai ventilator. Dua di antaranya merupakan ruang perawatan bertekanan negatif. 

"Jika itu tidak mencukupi, maka bangsal Candi Ijo yang isinya 12 bed, kemudian bangsal lainnya yang isinya 18 bed, sudah kami siapkan untuk penanganan Covid," tandasnya. 

Direktur Utama RSUD Sleman Novita Krisnaeni mengatakan, sudah menyiapkan 33 tempat tidur khusus diperuntukkan bagi pasien Covid-19, di bangsal isolasi. 

"Nah selain di situ, kalau nanti memang kasusnya banyak, bangsal lainpun sudah kami siapkan untuk Covid," terangnya.

RSUD Sleman juga menyediakan bangsal khusus bagi pasien Covid yang membutuhkan ruang bersalin, cuci darah dan pelayanan medis lainnya.

Kontributor : Uli Febriarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak