"Klaster Karangsari dari data yang kami kumpulkan itu total ada 29 yang terkonfirmasi positif dari 139 kontak erat yang kita periksa. Sebanyak 27 orang berdomisili di Kulon Progo dan dua dari luar Kulon Progo dan satu kasus (probable) yang meninggal," tuturnya.
Ditambahkan Baning, saat ini isolasi dari sebaran klaster tersebut masih belum selesai. Pihaknya juga masih menunggu 5-6 sampel yang masih diperiksa.
"Isolasi masih belum selesai, kami masih ada menunggu 5 atau 6 sampel yang hari ini baru diperiksa kaitan dengan kontak erat karena sudah sampai ring 4 (sebaran kasus)," tandasnya.
Sebelumnya diberitakan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulon Progo mengungkapkan klaster penularan Covid-19 pertama di tahun 2022 di wilayahnya. Klaster itu diduga berasal dari kegiatan mantenan atau pernikahan.
Baca Juga:Tambah 24 Pasien Baru, Kulon Progo Catat 87 Kasus Aktif Covid-19
Dijelaskan bahwa sebaran kasus positif itu bermula ketika ada sebuah acara pernikahan yang digelar di Karangsari, Pengasih, Kulon Progo. Di sana ternyata diketahui ada seseorang dari rombongan keluarga manten yang sakit.