Pemkab Gunungkidul Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng 1500 Liter di Kawasan Pesisir Selatan

Sebelumnya, Dinas Perdagangan pada 1 Maret 2022 telah menggelar operasi pasar minyak goreng sebanyak 1.500 liter bertempat di Balai Desa Pringombo, Kecamatan Rongkop.

Galih Priatmojo
Kamis, 03 Maret 2022 | 11:41 WIB
Pemkab Gunungkidul Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng 1500 Liter di Kawasan Pesisir Selatan
Dinas Perdagangan Kabupaten Gunung Kidul gelar operasi pasar minyak goreng di Kecamatan Tanjungsari pada Rabu (2/3). (ANTARA/HO-Humas Pemkab Gunung Kidul)

SuaraJogja.id - Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menggelar operasi pasar minyak goreng sebanyak 6.000 liter di dua kecamatan yang berada di kawasan pesisir selatan.

Kepala Dinas Perdagangan Gunungkidul Kelik Yuniantoro mengatakan operasi pasar minyak goreng merupakan kerja sama dengan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Satgas Pangan DIY, Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY, serta Bulog DIY di tiga wilayah di kawasan pesisir selatan.

"Kami telah menggelar operasi pasar minyak goreng kemasan sebanyak 6.000 liter  untuk dua kecamatan di Tanjungsari dan Panggang," kata Kelik seperti dikutip dari Antara, Kamis (3/3/2022).

Ia mengatakan lokasi operasi pasar minyak goreng, yakni Desa Kemadang (Tanjungsari) sebanyak 1.500 liter, Desa Girikarto (Panggang) sebanyak 3.000 liter dan Desa Giriharjo (Panggang) sebanyak 1.500 liter.

Baca Juga:Maret Baru 2 Hari, Angka Kematian Covid-19 di Gunungkidul Sudah Capai 6 Kasus

Sebelumnya, Dinas Perdagangan pada 1 Maret 2022 telah menggelar operasi pasar minyak goreng sebanyak 1.500 liter bertempat di Balai Desa Pringombo, Kecamatan Rongkop.

"Masyarakat dibatasi atau hanya diperbolehkan membeli minyak goreng sebanyak dua liter dengan harga per liter sebesar Rp14 ribu," katanya.

Untuk menghindari kerumunan dan mencegah penyebaran COVID-19, pelaksanaan operasi pasar minyak goreng di empat lokasi tersebut dilaksanakan dengan cara perwakilan dari masing-masing padukuhan, dan dibagikan ke warga masyarakat yang sudah terdata. "Pengambilan minyak hanya perwakilan," katanya.

Operasi pasar ini digelar untuk membantu masyarakat mendapatkan minyak goreng sehingga diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat terlebih sejak ada penerapan satu harga minyak goreng oleh Pemerintah Pusat sebesar Rp14 ribu.

Sementara itu, Kepala Seksi Distribusi Perdagangan Dinas Perdagangan Gunungkidul Sigit Haryanto mengatakan akhir pekan lalu, Dinas Perdagangan juga melakukan kegiatan operasi pasar minyak goreng berlangsung di tiga titik secara bersamaan. Lokasi operasi pasar minyak goreng, yakni Pasar Sumber Rejeki Playen sebanyak 3.000 liter, halaman Pemkab Gunungkidul 7.200 liter dan komplek Desa Kedungkeris, Kecamatan Nglipar 1.500 liter.

Baca Juga:Kasus Covid-19 di Gunungkidul Bertambah 172 Orang, Penyebaran Kasus Tertinggi Ada di 5 Kecamatan Ini

"Selain distribusi langsung ke masyarakat, sebagian dialokasikan untuk UMKM. Setiap UMKM maksimal 6 liter," kata Sigit Haryanto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak