Meski Pandemi Covid-19, Januari 2022 Angka Kunjungan Wisata ke Jogja Sentuh 700 Ribu Orang

Penghitungan kunjungan wisatawan itu tercatat dari okupansi atau keterisian hotel dan juga kunjungan wisatawan ke destinasi wisata.

Eleonora PEW | Muhammad Ilham Baktora
Kamis, 03 Maret 2022 | 18:59 WIB
Meski Pandemi Covid-19, Januari 2022 Angka Kunjungan Wisata ke Jogja Sentuh 700 Ribu Orang
Kepala Dinpar Kota Yogyakarta Wahyu Hendratmoko memberi keterangan pada wartawan ditemui di Hotel Horison Ultima, Kota Jogja, Rabu (2/3/2022). - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

SuaraJogja.id - Dinas Pariwisata (Dinpar) Kota Yogyakarta menyebut tingkat kunjungan wisatawan ada Januari 2022 lalu mencapai lebih kurang 780 ribu orang. Jumlah itu termasuk tinggi meski kondisi Covid-19 belum hilang di Kota Jogja.

Kepala Dinpar Kota Yogyakarta Wahyu Hendratmoko menjelaskan, penghitungan kunjungan wisatawan itu tercatat dari okupansi atau keterisian hotel dan juga kunjungan wisatawan ke destinasi wisata.

"Jadi jika dilihat dari dua aspek itu, memang okupansi hotel sekitar 670 ribuan orang. Nah tempat wisata mencapai lebih kurang 100 ribu lebih yang didatangi wisatawan, itu Januari ya, memang agak surprise ini," ujar Wahyu dihubungi wartawan, Kamis (3/3/2022).

Wahyu tak menampik angka kunjungan tersebut tidak disangka sebelumnya. Mengingat Januari tahun 2021 tidak sebanyak itu. Dampaknya menjadi lebih baik terutama dengan perputaran ekonomi di sektor destinasi wisata.

Baca Juga:Pengelola Skuter Listrik di Malioboro Bakal Diberi Sanksi Tegas jika Langgar Dua Aturan Ini

"Okupansi hotel setelah kita tanya memang tinggi, ada 70, 80 persen, bahkan di ring 1 (kawasan Malioboro) sampai 100 persen (penuh). Sebenarnya geliat ekonomi di Jogja sendiri sudah lebih baik," terang dia.

Wahyu mengatakan, saat ini tinggal menyiapkan upaya pencegahan naiknya angka Covid-19 agar tidak melonjak tajam.

"Kemarin kan sempat 4.000 sekian ya kasus aktifnya. Sekarang sudah turun ke 3.800-an. Harapannya ini bisa turun terus," katanya.

Penghitungan tingkat kunjungan wisatawan pada tahun ini dibuat berbeda dari tahun sebelumnya. Dinpar merekap kunjungan wisatawan tiap bulannya untuk menentukan strategi promosi wisata ke depannya.

"Kita kerjasama dengan pihak ketika sebelumnya kan perekapan satu tahun. Kalau seperti itu kita tidak bisa bekerja, kita minta jumlah kunjungan wisatawan, durasi tinggal dan juga spending wisatawan (tingkat belanja) kita minta perbulannya ada laporan," ujar dia.

Baca Juga:Berikan Workshop, Pemkot Jogja Dorong 30 Kampung Wisata Gerak Mandiri Kelola Ekonomi

Hal itu juga untuk mendorong program Dinpar dalam mengembangkan desa atau kampung wisata di Kota Pelajar.

"Tiga aspek itu nanti kita terima sehingga dalam mendongkrak geliat ekonomi di tiap destinasi wisata termasuk kampung wisata ini lebih tepat sasaran. Karena kita harus memperbarui strategi setiap waktunya. Ibarat bioskop, jika hanya memutar satu film saja, ya tidak ada yang datang," jelas Wahyu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak