Sementara jika istilah fetish sendiri, diartikan sebagai ketertarikan seksual (seksual interest) terhadap benda mati atau bagian tubuh selain kemaluan.
Namun, berbeda dengan fetishistic disorder, orang yang memiliki fetish digolongkan sebagai orang yang belum memenuhi kriteria gangguan.
Gejala yang dialami hampir sama dengan penderita fetishistic disorder yakni berlangsung dalam kurun waktu minimal 6 bulan dan dilakukan secara berulang atau intens.
Bedanya, seseorang yang menderita fetish ini cenderung tidak merasa terganggu dengan fetishnya.
Baca Juga:Viral Aksi Rombongan Emak-emak Dorong Angkot Mogok, Netizen Sebut Tilik Versi Surabaya
Adapun yang dapat menjadi objek dari fetish atau fetishistic disorder antara lain underware, sepatu, kaki, rambut dan lainnya.
Melengkapi penjelasannya, dr Sulvia menyebutkan selain fetishistic disorder terdapat 2 jenis gangguan seksual lain yang termasuk dalam kelompok paraphilia yakni exhibitionistic disorder dan voyeuristic disorder.
Demikian tanggapan yang dr Sulvia Syarif terkait Konten Viral Pacar Sering Minta Pap Kaki yang sedang ramai diperbincangkan warganet.
Kontributor: Gita Putri Rahmawati